ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Inilah Kronologi Penangkapan Siti Aishah, WNI Terduga Pembunuh Kim Jong Nam

0

MALAYSIA—Kasus pembunuhan Kim Jong-nam mencapai titik terang. Sebelumnya, Dua terduga pelaku pembunuhan kakak tiri Kim Jong-un telah dibekuk aparat kepolisian. Satu wanita bernama Doan Thi Huong dengan paspor Vietnam dan satu lagi diketahui bernama Siti Aishah asal Indonesia.

Dilansir The Star, Jumat (17/2/2017), lokasi persembunyian pelaku berhasil diendus usai tertangkapnya seorang lelaki berkebangsaan Malaysia Muhammad Farid Jalaludin (26). Tanpa menunggu lama, polisi langsung menggerebek sebuah hotel di daerah Ampang yang jaraknya lebih dari 60 kilometer dari bandara.

Setelah berkoordinasi, polisi langsung menuju lantai tiga di hotel tersebut sekitar pukul 02.00 pagi waktu setempat. Para petugas yakin, Siti bersembunyi di hotel tersebut setelah pembunuhan terjadi, dan penggerebekan pun dilakukan.

Upaya penangkapan berlangsung dengan lancar, Siti tidak memberikan perlawanan, bahkan kamar hotelnya tidak terkunci yang membuat polisi lebih mudah melakukan pengepungan. Setelah memborgol pelaku, para petugas langsung melakukan penggeledahan di kamar itu.

Hasilnya, ditemukan sejumlah uang asing, termasuk tiga pecahan USD 100. Polisi juga menyita dua telepon selular, satu tanpa kartu SIM dan satu lagi sudah diisi kartu SIM lokal. Ditemukan juga tas bermerek Louis Vuitton, selendang, kacamata Ray-Ban serta sepatu merek Charles and Keith.

Salah seorang sumber menyebutkan, pacar Siti, Farid, yang mengantarnya ke sana setelah beranjak dari hotel di Bandar Baru, Salak Tinggi, tempatnya menginap bersama ‘Thi Huong’.

Berdasarkan rekaman CCTV di hari pembunuhan, terlihat enam orang berjalan bersama di sekitar Terminal 2 KLIA. Mereka nampak akrab dan saling menyemprotkan cairan satu sama lain saat berada di bandara tersebut.

Polisi yakin, para pelaku sudah merencanakan dengan baik pembunuhan itu, sebagaimana mereka telah memantau situasi keamanan di bandara sehari sebelumnya.

“Mereka kemungkinan sudah memilih titik yang bagus untuk menyerang Kim di hall keberangkatan,” ungkap sumber tersebut, sembari menambahkan empat orang lelaki yang bersama mereka diyakini sebagai otak dari kasus yang bikin geger dunia itu.

Polisi kini masih memburu empat pria tersebut. Bahkan, dua aparat kepolisian sempat mendatangi Kedutaan Besar Korea Utara di Jalan Batai untuk bertemu langsung dengan Duta Besar Kang Chol. Mereka datang sekitar pukul 12.50 siang waktu setempat, dan pergi selang 15 menit kemudian. Namun, sampai saat ini belum ada komentar apapun soal kedatangan mereka, demikian merdeka. []

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...