islampos
Media islam generasi baru

Ini Rahasia Cupink Topan, Imam Gimbal yang Fasih Baca Alquran

Foto: Tribun Jabar
0

JANGAN melihat orang dari penampilannya. Demikian pepatah yang kerap dilontarkan agar tidak meremehkan orang lain berdasar fisiknya. Karena, bisa jadi orang tersebut mempunyai kemampuan yang berada di luar dugaan.

Seperti sosok Sofyan Alop alias Cupink Topan, 35, aktor laga yang berpenampilan brewok dan berambut gimbal ini. Kebanyakan orang mungkin tidak akan menyangka bahwa Topan memiliki suara yang bagus, dan fasih dalam melafalkan ayat-ayat suci Alquran.

Berikut rahasia Cupink Topan fasih melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran sebagaimana disitat dari Republika.

Topan, pria kelahiran Ambon ini telah belajar agama sejak kecil, sehingga tak heran jika ia dapat membaca Alquran dengan baik. Meskipun lahir di Ambon, Topan dibesarkan di Ternate, Maluku Utara oleh orang tuanya yang merupakan seorang guru. Menurut dia, setiap anak kecil di kampungnya tersebut memang harus bisa membaca Alquran.

“Awal belajar agama memang dari dasarnya kita kalau di daerah itu dari kecil udah diajarkan pertama harus bisa belajar membaca Alquran. Kalau kita gak bisa baca Alquran, itu kita diajarkan keras untuk minimal kita dipukul,” ujar Topan.

Saat kecil, cerita Topan, ia pernah tidak datang untuk mengaji kepada neneknya. Topan pun akhirnya dimarahi oleh orang tuanya habis-habisan. Selain harus bisa belajar mengaji, lanjutnya, dirinya juga dituntut untuk menghafal Alquran walaupun hanya beberapa ayat Alquran saja.

Karena begitu cintanya terhadap Alquran, Topan merasa tak puas jika hanya sekedar bisa saja. Akhirnya, sejak sekolah di SMK Tidore jurusan akuntasi ia pun belajar qiro’ah, ilmu tentang cara membaca Alquran dengan baik.
Setelah belajar sekitar sebulan, ia pun sering disuruh untuk menjadi imam shalat di sekolahnya tersebut.

“Dari zaman sekolah sudah pernah jadi imam, biasanya shalat Dzuhur dan Ashar,” ucapnya.

Setelah lulus sekolah, Topan kemudian melanjutkan pendidikannya ke Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan. Saat itu, ia sebenanrya ingin kuliah di jurusan Ekonomi Islam, tapi ternyata ia diterima di Pendidikan Bahasa Arab.

Pada awal-awal semester, Topan masih betah kuliah di jurusan Bahasa Arab tersebut. Namun, lambat laun Topan merasa kewalahan lantaran harus presentasi dengan menggunakan Bahasa Arab. Ia pun mencoba pindah jurusan, tapi karena proses pengurusan pindah jurusan sangat lama akhirnya pada tahun 20016 ia memutuskan untuk berhenti kuliah.

“Tapi dengan catatan saat itu, walaupun saya gagal di bidang di pendidikan, tapi saya tidak mau gagal di bidang yang lain. Saya kemudian mencoba bikin suatu mimpi yang jauh lebih besar,” kata Topan.

Setelah itu, ia mencoba untuk mengikuti salah satu ajang pemilihan model dan ia pun terpilih sebagai juara terfavorit untuk perwakilan wilayah Makassar. Dengan hanya bermodalkan keberanian, ia pun memberanikan diri hijrah ke Jakarta.

“Awal 2006 itu saya pertama kali menginjak Jakarta. Dan waktu di Jakarta tidak ada satu pun teman yang saya tahu. Saya ke sini cuma nebeng doang dan modalnya berani,” jelas pria kelahiran 9 Desember 1982 ini.

Saat kuliah, Topan sempat bermain teater dalam pentas teater berjudul Kertas Kosong yang dibuat oleh Himpunan Pelajar Indonesia Nuku Makassa (HIPMIN). Di kampun UIN itu lah ia juga belajar teknik pernapasan, olah vokal, intonasi, aksi, reaksi, dan juga improvisasi, sehingga ia bisa terjun ke dunia peran seperti saat sekarang ini.

Sampai saat ini, Topan telah bermain dalam film laga yang sempat booming pada tahun 2011, yaitu film The Raid Redemption. Namun, di film laga tersebut namanya tidak terlalu dikenal.

Sambil sibuk bermain film, ia pun mencoba menfokuskan kembali untuk belajar membaca Alquran dengan lebih baik di Jakarta. Kali ini, ia mulai banyak belajar melalui video youtube dengan referensi beberapa qori’ internasional seperti Syekh Abdul Rahman Al-Sudais dan beberapa ulama lainnya.

Belum lama ini, tiba-tiba namanya kembali disebut-disebut setelah menjadi Imam di mushalla di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Pasalnya, saat menjadi imam direkam oleh salah seorang ajudan Gubernur Maluku KH Abbdulgani Kasuba. Kemudian, tanpa sepengetahunan Topan, video itu pun diunggah oleh akun facebook bernama Iqchalcendony Obi.

Dengan lantunan surah Jum’ah di video itu, suara Topan pun mampu membuat masyarakat jagat maya terkesima. Video itu pun menjadi viral di media sosial karena telah jutaan kali ditonton dan dibagikan puluhan ribu kali.

“Nah dari situ mulai viral, pertama saya gak nyangka sih, biasa aja sih. Terus saya dapat informasi viral itu malah dari teman-teman,” kata Topan.

Topan menjelaskan, sebenarnya ia menggimbal rambutnya karena merupakan tuntutan dari profesinya di dunia peran. Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini ia berniat untuk memotongnya, tapi tawaran untuk bermain film masih terus berdatangan sehingga ia tak dapat melakukannya.

“Sebenarnya alasan gimbal itu salah satu kebutuhan peran saya di dunia film. Jadi sampai saat ini saya tetap pertahankan ciri khas saya seperti ini,” ujarnya.

Menurut Topan, sebagain besar orang yang tidak mengenalnya secara pribadi pasti menyematkan sesuatu yang negatif padanya saat melihat penampilannya. Namun, ia tak memperdulikannya karena ia mempunyai prinsip bahwa orang yang baik itu ditentukan oleh hatinya.

“Ya hampir sebagai besar yang tidak mengenal saya secara pribadi, pasti imagenya negatif. Tapi kalau kalian sudah kenal sama saya maka kalian akan tahu saya sebenarnya seperti apa,” katanya.

Terkait hal ini, ia mengaku juga sempat menulis puisi yang isinya bahwa seorang Topan sebenarya bukan seorang perampok yang harus ditakuti. Ia juga bukan penjudi, pemabok atau pemerkosa yang harus dibenci.

Berikut videonya. []

Sumber: Republika.

loading...
loading...