islampos
Media islam generasi baru

Ini Pakaian yang Rasulullah Anjurkan

0

ISLAM merupakan agama yang sempurna. Islam memperhatikan segalanya mulai dari hal yang terkecil dan sering dianggap sepele untuk kebanyakan orang. Dalam hal berpakaian islam telah mengaturnya, dan Rasulullah SAW telah memberikan contohnya, berikut ini penjelasannya berkaitan bagaimana cara berpakaian dengan baik:

1. Berpakaian tidak hanya untuk berhias saja, namun menjadi salah satu menjalankan perintah dari Allah SWT untuk menutup aurat, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-A’raf [7]: 26. Selain itu, untuk menjauhi segala larangan-Nya seperti larangan memakai pakaian laki-laki yang menyerupai pakaian khusus wanita atau sebaliknya, pakaian-pakaian yang merupakan ciri khusus orang-orang kafir, pakaian sutra bagi kaum laki-laki, atau pakaian yang menjulur di bawah mata kaki bagi laki-laki baik disertai kesombongan atau tanpa rasa sombong; semua itu harus dihindari.

2. Hendaknya mengenakan pakaian yang warnanya diutamakan oleh Nabi SAW, seperti warna putih, sebagaimana sabda beliau: “Pakailah pakaianmu yang berwarna putih karena (warna putih) adalah sebaik-baik pakaian kamu,” (HR. Imam Tirmidzi, Abu Dawud dan Nasa’i). Namun tidak menutup kemungkinan warna lain juga boleh dikenakan, karena Rasulullah juga mengenakan baju selain warna putih.

3. Membaca do’a khusus untuk memakai pakaian. Nabi mengajari orang yang hendak memakai pakaiannya dengan membaca do’a yang artinya, “Segala puji bagi Allah yang telah memberiku pakaian ini dan telah memberiku rezeki tanpa usaha dan kekuatan,” (HR. Abu Dawud).

4. Memakai pakaian dengan dimulai dari anggota badan sebelah kanan, dan apabila melepasnya dimulai dari kirinya. Hal ini sesuai dengan haditsnya : “Apabila kamu hendak berpakaian dan berwudhu, maka mulailah dari sebelah kanan,” (HR. Abu Dawud).

Demikian pula bila hendak memakai sepatu dan sandal, dianjurkan memulai dari sebelah kanan dan melepasnya dari sebelah kiri, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: “Apabila di antara kalian hendak memakai sandal, maka mulailah dari kanan, dan apabila hendak melepas, maka mulailah dari kiri, dan hendaknya memakai kedua sandalnya atau melepas keduanya,” (HR. Muslim).

5. Apabila memakai baju baru, dianjurkan untuk membaca do’a yang artinya, “Ya Allah segala puji bagi-Mu, Engkaulah yang memberiku pakaian, aku memohon pada-Mu kebaikannya, dan kebaikan yang diciptakan padanya, aku berlindung dengan-Mu dari kejelekannya, dan kejelekan yang diciptakan padanya,” (HR. Abu Dawud).

Sumber: Al-Furqon/Ust. Aunur Rofiq/Lajnah Dakwah Ma’had Al-Furqon/Jawa Timur/September 2006.

loading...
loading...