ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Ini Klarifikasi terkait Kabar Pengusiran Relawan BPBD

0

Advertisements

PALU—Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut Kepala Bappeda Palu mengusir relawan-relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari tenda mereka di halaman Kantor Bappeda Kota Palu.

Sutopo mejelaskan, relawan-relawan tersebut bukan diusir, melainkan direlokasi ke halaman Kantor BPBD agar memudahkan koordinasi. Sedangkan halaman kantor Bappeda akan dibersihkan dan digunakan untuk apel ASN (Aparatur Sipil Negara).

Sebelumnya, beberapa relawan mendirikan tenda di halaman Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah. Di bagian belakang kantor Bappeda adalah relawan dari BPBD Kab. Banggai Kepulauan dan mereka mendirikan dapur umum. Sedangkan BPBD Provinsi Sulawesi Utara BPBD Bolsel dan BPBD Bitung berada dihalaman depan Kantor Bappeda. Selain itu juga ada beberapa relawan lainnya. Mereka mendirikan tenda di halaman kantor Bappeda dan melakukan bantuan penanganan bencana sejak H+3 (1/10/2018)

BACA JUGA:

Cerita Relawan IZI Selamat dari Gempa Palu

Related Posts
1 of 2

44 Orang Relawan LAZ Anggota FOZ Diterjunkan ke Lokasi Gempa Sulteng

Relokasi dilakukan setelah terjadi kehilangan barang milik Bappeda. Menurut informasi dari BPBD Prov. Sulteng pascagempa memang kondisi keamanan dan ketertiban di sebagian Kota Palu terganggu. Kehadiran relawan sejak H+3 (1/10/2018) dengan mendirikan tenda-tenda tersebut, ikut menjaga lingkungan kantor Bappeda dari aksi oknum yang melakukan tindakan kriminal. Sebab, pascagempa kondisi kantor itu kosong.

Terkait dengan kehilangan barang tersebut, Kepala Bappeda melapor ke Gubernur dan menjelaskan tentang kehilangan aset kantor. Keputusan untuk mengosongkan halaman halaman Kantor Bappeda pun diambil oleh gubernur. Maka, relawan dari BPBD Prov. Sulut & Bolsel pun digeser ke halaman kantor BPBD Provinsi Sulteng.

Gubernur Sulawesi Tengah membantah tuduhan yang menyebut bahwa keputusannya adalah tindakan pengusiran. Menurutnya, yang benar adalah meminta Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah untuk mengatur dan merelokasi semua relawan-relawan BPBD tersebut.

Lebih lanjut, Gubernur Sulteng mengucapkan terima kasih atas dukungan, bantuan dan peran aktif relawan BPBD se Indonesia yang memang hadir ke Palu dan daerah terdampak bencana membantu korban bencana. Gubernur Sulteng dan masyarakat Sulteng juga mengucapkan terima kasih kepada relawan dan semua pihak yang terlibat dalam penanganan bencana di Sulteng. []

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline