ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Ini Kata Trump dan Putin soal Pertemuan Bersejarah Mereka di Finlandia

0

Advertisements

HELSINKI—Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar pertemuan empat mata di Helsinki, Finlandia pada Senin (16/7).

Putin mengungkapkan bahwa negosiasi dengan Trump berlangsung dengan atmosfer yang terbuka dan konstruktif. Ia menilai diskusi dalam pertemuan bersejarah antara AS-Rusia itu sukses dan bermanfaat.

BACA JUGA: Trump Diminta Tak Sendirian Bertemu Putin

“Sangat jelas bagi semua orang bahwa hubungan bilateral melalui tahapan yang rumit. Meski demikian, hambatan-hambatan itu, ketegangan belakangan ini, dan atmosfer yang menegang pada dasarnya tidak punya alasan kuat di baliknya,” ujar Putin.

Putin juga menyampaikan keprihatinan atas keputusan Trump yang menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, yang juga dikenal dengan Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA).

“Kami juga menyebutkan kekhawatiran kami tentang penarikan Amerika Serikat dari JCPOA,” kata Putin.

Menurut Putin, kesepakatan nuklir Iran tersebut efektif mengontrol negara tersebut.

“Berkat perjanjian nuklir Iran, Iran menjadi negara paling terkontrol di dunia,” lanjutnya.

Related Posts
1 of 6

Putin pun tak lupa menyinggung soal kabar yang menyebut Rusia membantu Trump menang dari Hilary Clinton saat pemilu 2016 lalu. Dengan tegas, Putin membantah kabar miring tersebut.

“Saya harus mengulangi sesuatu yang sudah saya katakan berulang kali, termasuk saat kontak personal kami, bahwa pemerintah Rusia tidak pernah ikut campur dan tidak akan ikut campur dalam urusan internal AS, termasuk proses pemilu,” ujarnya tegas.

Sementara itu, menurut Trump, Putin adalah kompetitor yang baik.

“Saya menyebut dia [Putin] seorang kompetitor, dan memang kompetitor yang baik. Saya pikir kata kompetitor adalah sebuah pujian,” kata Trump.

Trump menyebut pertemuannya dengan Putin telah memperbaiki hubungan kedua negara secara signifikan.

BACA JUGA: Trump Sebut Uni Eropa sebagai Musuh Terbesarnya

Trump mengakui hubungan AS-Rusia “tak pernah seburuk ini sebelumnya,” namun,  dia percaya bahwa saat ini hubungan buruk itu telah “berubah” setelah pertemuannya dengan Putin.

“Hubungan kami tak pernah lebih buruk dari saat ini. Meski demikian, itu berubah sekitar empat jam yang lalu. Saya sangat percaya itu,” ujar Trump. []

SUMBER: CNN

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline