islampos
Media islam generasi baru

Ini Fakta-fakta Unik Negara Kim Jong Un, Korea Utara

Foto: Anadolu
0

Apa yang Anda ketahui tentang Korea Utara selain presidennya -Kim Jong Un- yang eksentrik itu? Mungkin selain nuklir, embargo PBB, serta perseteruannya dengan Donald Trump, tidak ada lagi yang bisa kita ketahui tentang negara tersebut.

Negara yang konon katanya sangat terisolasi dari dunia akibat embargo, membuatnya menjadi misteri. Tidak ada tempat di dunia ini yang lebih misterius selain DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea Utara). Sebuah bangsa tanpa hubungan paralel dengan masyarakat internasional.

Sedikit sekali yang kita ketahui tentang Korea Utara, selain informasi yang sebagian besar datang dari mereka yang menyebut dirinya sebagai pembelot. Para pembelot itu kemudian membuka tabir negara di semenanjung Korea tersebut, kerahasiaan yang diungkapkan menunjukkan beberapa hal aneh dari negeri Kim Jong Un.

Berikut beberapa fakta-fakta aneh soal Korea Utara sebagaimana kami sarikan dari Diply:

Pertama. Potongan Rambut

Di Korea Utara, ternyata soal potong rambut saja tidak bisa sebebas di Indonesia. Negeri itu memiliki standar potongan rambut resmi yang diizinkan, dimana ada 18 gaya rambut untuk perempuan dan 10 untuk laki-laki.

Foto: Diply

Nah, buat Anda-anda yang suka memotong rambut dengan gaya Qoza, Mohawk atau DPR alias di bawah pohon rindang, sebaiknya jangan pelesiran dan nyoba potong rambut di Korut deh.

Kedua. Penanggalan

Tahun ini di negara kita, Indonesia, adalah tahun 2017, sementara itu di Korut—tahun ini adalah tahun 106. Korut memiliki penanggalan versi mereka sendiri yang disebut Juche. Penanggalan ini didasarkan pada kelahiran Kim Il-Sung.

Ketiga. Hotel Futuristik

Hotel Ryugyong ini disebut-sebut hendak menjejak langit Pyongyang. Dengan tinggi lantai mencapai 105 lantai, hotel itu merupakan bangunan tertinggi ke-24 di dunia, namun sayangnya dengan 3 ribu kamar dibiarkan tetap kosong.

Keempat. Choco Pies

Pada 2014, Presiden Korea Utara Kim Jong-Un melarang peredaran Choco Pies di negaranya karena mereka terlalu populer. Kim Jong Un waktu itu disebut-sebut takut jika kue tersebut akan mendorong pemberontakan di negaranya. Apa?

Peristiwa ini kemudian dijadikan bahan guyonan dan psywar oleh Korea Selatan, dimana negeri ginseng itu mengirim 50 balon udara yang mengangkasa dengan membawa Choco Pies ke Korut.

Kelima. Blue Jeans

Celana ala “cowboy” yang gampang kita temukan bahkan di pelosok negeri ini, dianggap ilegal di Korea Utara. Celana Jeans dinilai sebagai simbol imperialisme Amerika.

Keenam. Tapi Ganja Legal

Ganja termasuk barang haram di Indonesia, namun di Korut barang itu legal.

Ketujuh. Hukuman Pelaku Kejahatan

Hukuman untuk para pelaku kejahatan di Korea Utara, efeknya akan berimbas hingga “tiga generasi”. Percaya atau tidak, jika nenek Anda orang Korut dan seorang penjahat—maka Anda pun akan bernasib sama—minimal dianggap memiliki status yang sama.

Kedelapan. Negeri Hemat Listrik

Sub judul di atas, mungkin terkesan memuji. Namun pada kenyataannya, Korea Utara memproduksi energi listrik dalam jumlah terbatas. Negara itu hampir sepenuhnya gelap pada malam hari.

Kesembilan. Pyongyang Time

Pada 2015, Korea Utara mengadopsi zona waktu sendiri, yakni Pyongyang Time. Zona waktu Ini merubah jam Korea Utara yang sebelumnya mengikuti waktu Jepang.

Kesepuluh. Coca-cola

Jangan berharap dapat meminum minuman berkarbonat di negara itu. Korea Utara merupakan salah satu, dari dua negara di dunia di mana Anda dilarang membeli minuman tersebut. Negara lainnya adalah Kuba.

Kesebelas. Akses internet

Apakah Anda aktivis selfie, rajin update status via medsos? Plis jangan bertandang ke sana, karena pastinya Anda akan sangat galau merana jika main ke Korea Utara.

Pasalnya Korea Utara secara efektif tidak memiliki akses internet. Mereka yang dapat mengakses jaringan internet internal Korut yang disebut Kwangmyong, hanya menampilkan 1.000 dari 5.500 situs yang disetujui oleh pemerintah.

Dengan hampir lebih dari 1.000 alamat IP yang tersedia untuk digunakan di internet bagi 25 juta orang, sangat sedikit dari warga Korea Utara yang memiliki akses internet apapun. Sebaliknya, AS memiliki miliaran alamat IP yang terdaftar untuk 316 juta orang. []

loading...
loading...