islampos
Media islam generasi baru

Ini Ciri Pribadi yang Dicintai Rasulullah

Foto: Tumblr
0

MANUSIA adalah mahluk sosial. Di manapun, manusia akan membutuhkan kehadiran dan bantuan orang lain. Di antara bentuk hubungan itu adalah terciptanya persahabatan. Ajaran Islam sangat menekankan keutamaan menjalin serta membina persahabatan.

Orang yang memupuk persahabatan dalam ajaran Islam menjadi salah satu ciri orang beriman. Ia bergaul dengan orang lain dan orang lain merasakan tenang bersamanya. Rasulullah, mengungkapkan,  salah satu ciri orang yang memahami ajaran agama adalah mereka yang lembut, penuh persahabatan, serta menyenangkan.

Banyak hadis yang memuji orang yang gemar menjalin persahabatan. Dalam sebuah hadis Nabi bersabda, ”Maukah aku katakan kepadamu siapa di antara kamu yang sangat aku cintai dan menjadi orang terdekat denganku pada hari kebangkitan?” Beliau mengulanginya dua atau tiga kali dan mereka berkata, ”Ya, wahai Rasulullah.”

Rasulullah bersabda, ”Mereka yang di antara kamu memiliki sikap dan karakter terbaik.” Beberapa riwayat menambahkan, ”Orang-orang yang menundukkan kepala di bumi dan rendah hati, yang bersama dengan orang lain dan yang dengannya orang lain merasa senang.”

Dalam menafsir hadis  tersebut,  Dr Muhammad al-Hasyimi, mengutarakan, bahwa seseorang seperti itu, merupakan salah satu dari orang-orang terpilih dan dicintai Rasulullah. Ia menyukai orang lain dan mereka menyukainya.

Menurut penulis buku /Hidup Saleh dengan Nilai-nilai Spiritual Islam/ itu,  hendaknya dalam menjalani kehidupan, umat Muslim bisa saling bergaul dan bersahabat. Sesama umat Muslim harus senantiasa menjaga hubungan sekaligus mendapatkan kepercayaan.  Sebab, itulah salah satu ciri karakter utama Muslim sejati.

”Persahabatan akan menjadi sarana efektif dalam menyebarkan pesan-pesan kebenaran kepada mereka, dan menunjukkan pada mereka nilai-nilai moralnya,” papar al-Hasyimi. Menurut dia,  manusia biasanya hanya mau mendengar ucapan orang-orang yang mereka suka dan percaya.

Oleh karenanya, apabila tidak saling dekat, sudah pasti akan sulit menyampaikan pesan dan mencapai sesuatu yang penting. Padahal menyampaikan kebaikan adalah kewajiban seorang Muslim. []

 

Sumber: Khazanah Republika 

 

loading...
loading...