• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 17 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Berita Dunia

Ini Asal Muasal Amonium Nitrat yang Picu Ledakan di Libanon

Oleh Eneng Susanti
5 tahun lalu
in Dunia
Waktu Baca: 2 menit baca
A A
0
Beirut. Foto: Freepik

Beirut. Foto: Freepik

16
BAGIKAN

LIBANON–Dunia dikejutkan oleh ledakan dahsyat yang terjadi di Beirut, Libanon pada Selasa (4/8/2020) lalu. Ledakan diduga disebabkan oleh ribuan ton amonium nitrat yang tersimpan di sebuah gudang dekat pelabuhan Beirut. 

Keberadaan 2.750 ton amonium nitrat itu rupanya baru diketahui masyarakat setelah ledakan besar terjadi. Senyawa kimia ini tidak hanya digunakan sebagai bahan pupuk tapi juga untuk meledakkan tambang.

Masyarakat Libanon sangat terkejut dan sedih dengan kerusakan yang ditimbulkan ledakan ini. Mereka juga marah terhadap orang yang membiarkan ada bahan kimia mudah meledak disimpan di dalam gudang selama bertahun-tahun.

BACA JUGA: Terus Meningkat, Korban Tewas Ledakan Beirut 135 Orang dan 5.000 Luka-luka

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Dokumen dan catatan publik menunjukkan, Pemerintah Libanon mengetahui ada amonium nitrat yang disimpan di Hangar 12 pelabuhan Beirut selama enam tahun terakhir. Catatan-catatan itu juga memperlihatkan pemerintah tahu senyawa kimia itu berbahaya.

Dilansir dari Aljazeera, Rabu (5/8/2020), kargo yang membawa amonium nitrat itu tiba di Lebanon pada September 2013. Kargo itu dibawa oleh kapal milik Rusia berbendera Moldova. Situs pelacakan kapal Fleetmon mencatat kapal yang bernama Rhosus itu berangkat dari Mozambik menuju Georgia.

Dokumen pengacara yang mewakili para kru kapal menyebutkan kapal itu terpaksa berlabuh di Beirut karena mengalami masalah teknis di laut. Menurut Fleetmon, pemerintah Libanon mencegah kapal itu berlayar lagi dan akhirnya pemilik dan awak kapal meninggalkan kapal tersebut.

Muatan kargo kapal tersebut dikeluarkan dan dipindahkan ke Hangar 12 pelabuhan Beirut. Sebuah bangunan abu-abu yang menghadap ke tol utara-selatan di pintu masuk ibukota.

Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada 27 Juni 2014, direktur Bea Cukai Lebanon saat itu Shafik Merhi mengirim surat tanpa nama ke ‘hakim Urusan Mendesak’. Berdasarkan dokumen yang beredar di internet dalam surat tersebut Merhi meminta solusi mengenai isi kargo itu.

BACA JUGA: 300 Ribu Orang Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Ledakan di Libanon, Sebagian Besarnya Muslim

Sejak itu Bea Cukai Libanon mengirimkan lima surat selama tiga tahun berturut-turut. Mulai 5 Desember 2014, 6 Mei 2015, 20 Mei 2016, 13 Oktober 2016 dan 27 Oktober 2017. Mereka meminta petunjuk mengenai keberadaan amonium nitrat yang tersimpan di hangar.

Dalam surat-surat itu Bea Cukai Libanon mengajukan tiga opsi yakni mengekspor amonium nitrat itu, menyerahkannya ke Tentara Libanon atau menjualnya ke perusahaan swasta Lebanese Explosives Company.

Salah satu surat yang dikirimkan pada tahun 2016 mencatat ‘tidak ada jawaban’ dari hakim yang dimintai petunjuk sebelumnya.

“Mengingat bahaya serius menyimpan benda-benda ini di hangar di kondisi iklim yang tak cocok, sekali lagi kami meminta badan kelautan untuk segera mengekspor kembali benda-benda ini demi menjaga keamanan pelabuhan dan mereka bekerja di sana, atau setuju untuk menjualnya ke (Lebanese Explosives Company),” bunyi salah satu surat tersebut.

Surat itu juga tidak dibalas.

BACA JUGA: Investigasi Awal Ungkap Faktor Pemicu Ledakan Dahsyat di Beirut 

Satu tahun kemudian, direktur Administrasi Bea Cukai Lebanon yang baru, Badri Daher, sekali lagi menyurati hakim. Pada 27 Oktober 2017, dalam suratnya, Daher meminta hakim segera membuat keputusan mengenai masalah ini.

“(Mengingat) bahayanya meninggalkan benda-benda ini di tempatnya yang sekarang dan membahayakan orang-orang yang bekerja di sana,” tulis Daher dalam suratnya.

Namun tiga tahun kemudian amonium nitrat itu masih berada di dalam hangar.

Sementara itu, pasca ledakan yang menewaskan 100 orang lebih di Beirut, Perdana Menteri Libanon Hassan Diab, berjanji akan membawa siapa pun yang bertanggung jawab atas kejadian itu ke pengadilan. []

SUMBER: ALJAZEERA

Tags: amonium nitratberutledakanLibanon
Share16SendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Yang Sudah Dikatakan Tak Akan Bisa Diperbaiki

Next Post

Last Seen

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Terkait Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

Manfaat dan Keutamaan Surat Al Balad

Oleh Andre S
7 Januari 2022
0
surat al balad

Surat Al Balad adalah surat yang ke 90, terdiri dari 20 ayat. Dinamakan Al Balad karena diambil dari lafal Al...

Lihat LebihDetails

21 Sifat Manusia Menurut Al Quran

Oleh Laras Setiani
17 Oktober 2019
0
ilustrasi.foto: kiblat

Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya...

Lihat LebihDetails

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.