Ini Alasan MUI Mengapa Masjid Dijauhkan dari Aktifitas Politis Praktis

0

JAKARTA—Pidato pendiri Partai Amanat Nasional Amien Rais di suatu pengajian di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta Selasa 24 April 2018 menuai sorotan.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa’adi ikut berkomentar terkait pidatonya tersebut.

Ia menjelaskan, mengapa masjid dan tempat ibadah harus dijauhkan dari aktivitas politik praktis? Karena sering kali kegiatan politik praktis itu diwarnai dengan intrik, fitnah dan adu domba.

“Masjid hakikatnya merupakan tempat bertemunya masyarakat dengan berbagai latar belakang sosial, budaya, politik dan faham keagamaan?” ujarnya dari rilis yang diterima Islampos.com, Jumat (27/4/2018).

Dirinya menekankan, sehingga dapat dipastikan akan terjadi gesekan, konflik dan perpecahan di kalangan masyarakat jika masjid tersebut dipakai untuk tempat kampanye.

Untuk diketahui sebelumnya pendiri yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional, Amien Rais mengajak para jemaah ibu-ibu pengajian Ustadzah Peduli Negeri untuk berdoa dan salat malam agar pada tahun mendatang berganti presiden. []

Reporter: Rhio

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline