ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Ingin Tidur Berpahala, Begini Rasulullah Contohkan

Foto: Michael Hyatt
0

SEBELUM hendak tidur, Rasululllah mengerjakan berbagai kegiatan dan membaca berbagai do’a. Hal ini sangat baik adanya jika kita juga sebagai umatnya mengikuti perilaku suritauladan kita untuk dipraktikkan dalam kehidupan kita sehari-hari, lebih baik juga untuk buah hati kita. Agar sedari kecil, ia sudah diajarkan untuk mencintai Rasulullah SAW dan taat pada Allah SWT. Adab-adab tersebut diantaranya:

1. Berwudhu, seperti berwudhu ketika hendak shalat. Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila kamu hendak tidur maka berwudhulah sebagaimana wudhu untuk shalat kemudian berbaringlah di atas sisi kananmu,” (HR. Bukhari kitab ad-Da’awat 11/97, dan Muslim kitab adz-Dzikr: 2710).

2. Mengibasi kasur/tempat tidur dengan menggunakan ujung sarung sebanyak tiga kali kemudian mengucapkan do’a yang artinya:

“Dengan menyebut nama-Mu wahai Rabbku, aku letakkan badanku dan dengan menyebut-Mu aku mengangkatnya , apabila Engkau genggam jiwaku (mati) maka rahmatilah (jiwaku), apabila Engkau lepaskan (tetap hidup), maka peliharalah sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih,” (HR. Bukhari kitab ad-Da’awat 8/423, dan Muslim 8/79).

3. Membaca bermacam-macam do’a yang shohih dari Nabi Muhammad SAW. Beberapa do’a tersebut yakni:

Setelah bersabda berkenaan berwudhu sebelum tidur tadi, Rasulullah SAW melanjutkan sabdanya, beliau memerintahkan seorang yang telah wudhu lalu berbaring untuk berdo’a dengan sabdanya, “Ya Allah, aku serahkan diriku kepada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku serahkan segala urusan pada-Mu, aku letakkan punggungku kepada-Mu dalam keadaan berharap dan takut kepada-Mu; tidak ada tempat perlindungan keselamatan dari-Mu kecuali kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab yang telah Engkau turunkan, dan kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus, ” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah SAW mengatakan diakhir haditsnya : “Apabila engkau mati, maka engkau mati di atas fithroh; oleh karenanya hendaklah engkau ucapkan do’a ini pada penghujung ucapanmu (sebelum mati)”.

Aisyah RA mengatakan: “Apabila Rasulullah SAW hendak tidur setiap malam, beliau kumpulkan kedua telapak tangannya, lalu ditiupkan pada keduanya dan dibacakan Qul huwa-Allahu Ahad, Qul a’udzu bi Rabbil falaq, dan Qul a’udzu bi Robbin nas, kemudian diusapkan kedua tangannya ke seluruh tubuhnya yang dapat dijangkau, dimulai dari kepala, wajah, dan tubuhnya bagian depan, beliau melakukannya tiga kali,” (HR. Bukhari 6/591, Tirmidzi 5/441).

Dalam hadits ini mengatakan bahwa sebelum hendak tidur, Rasulullah membaca surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas, kemudian ditiupkan pada dua telapak tangannya dan diusapkan ke seluruh tubuh yang dapat dijangkaunya.

– Membaca do’a sebelum tidur.

– Membaca ayat kursi (QS. Al-Baqoroh [2]: 255) sebelum tidur karena dengan takdir Allah SWT, orang yang membacanya di malam hari akan dijaga oleh Allah SWT, dan dijaga dari gangguan setan hingga pagi hari, (HR. Bukhari 4/437).

– Rasulullah SAW bersabda pada Ali bin Abu Tholib RA dengan istrinya, ketika keduanya hendak tidur, “Maka bacalah tasbih tiga puluh tiga kali, tahmid tiga puluh tiga kali, dan takbir tiga puluh tiga kali,” Dan dalam sebuah riwayat: “Takbirlah tiga puluh empat kali,” (HR. Bukhari 8/423, Tirmidzi 5/444).

– Dianjurkan pula untuk membaca dua ayat terakhir surat Al-Baqoroh, karena dengan izin Allah SWT orang yang membacanya akan terhindar dari gangguan setan (HR. Bukhari 9/94, Muslim 1/554).

– Atau membaca surat as-Sajadah dan surat Tabarok (Al-Mulk) sebagaimana dalam HR. Tirmidzi. Atau membaca surat az-Zumar dan surat Bani Isro’il (Al-Isro’) sebagaimana dalam HR. Tirmidzi.

– Membaca surat Ali Imron ayat 190-200 sebagaimana HR. Bukhari 8/237 dan Muslim 1/530.

Sumber: Al Furqon/Abu Nu’aim Abdul Aziz al-Atsari/Lajnah Dakwah Ma’had al-Furqon/Jawa Timur 2006

loading...
loading...