‘Ibu, Inilah kali Terakhir Aku Melihatmu’

0

APABILA Ibu kita meninggal, turunlah ke dalam liang kuburnya dan sambutlah jenazah beliau. Buka papan penutup keranda (tempat usungan jenazah), angkat jenazah Ibu kita.

Biarkan kita yang menghadapkan jenazah Ibu kita ke kiblat. Kita yang melakukan. Bukan orang lain.

“Ibu… Ini hari terakhir aku melihatmu,”

Biarkan kita yang merelai ikatan di kepala dan di tubuh beliau. Pegang perlahan-lahan badan Ibu kita, arahkan beliau dengan baik, ambil gumpalan tanah dan letakanlah di belakang tengkok Ibu kita.

“Ibu, ini benar-benar kali terakhir aku melihat engkau,”

Kita ingat saat pertama kali kita bisa melangkah dan berjalan.
Kita ingat saat kita masih bayi. Saat kita muntah, buang air, beliaulah yang tidak pernah sedikitpun menolak membersihkannya.

Bagaimanapun nakal dan jahatnya kita terhadap beliau, beliau tetap menganggap kita anaknya.

Naiklah ke atas dan duduklah di tepi makam beliau serta dengarkanlah “Talqin” yang diucapkan teruntuk Ibu kita.

Hari ini, lihatlah, tidak ada benda apapun yang bisa kita berikan untuk bekal beliau kecuali hanya Doa:

“Ya Allah.. aku mengangkat tanganku. aku ridho Kau ambil Ibuku,
“Ya Allah.. Dia yang melahirkan aku. Hari ini aku tinggal dia Ya Allah, aku serahkan dia sepenuhnya kepada-Mu,
“Ya Allah.. aku tadahkan tanganku, dan aku memohon dengan sangat, Kau ampunkan dosa-dosa Ibuku,
“Ya Allah.. Kasihani Ibuku, Aku adalah hasil didikan dia,
“Ya Allah.. sayangilah dia. Aamiin…

Hari itu, beruntunglah Ibu kita. Allah tak akan menolak do’a ikhlas yang datang dari seorang anak. []

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline