ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Hubungan KPK dan Polri Memanas, Jokowi: Jangan Ada Kegaduhan

0

JAKARTA—Menanggapi hubungan KPK dan Polri yang disebut-sebut kembali memanas, Presiden RI Joko Widodo -Jokowi- meminta tidak ada kegaduhan diantara kedua institusi tersebut.

Memanasnya hubungan kedua institusi itu terjadi setelah Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Polri mengeluarkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP), terhadap dua pemimpin KPK, Agus Rahardjo dan Saut Sitomorang.

“Saya minta tidak ada kegaduhan. Kalau ada proses hukum, proses hukum,” ujar Jokowi di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menjelang keberangkatannya ke Vietnam untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC, lansir Tempo, Jumat, (10/11/2017).

Namun meski mempersilakan berjalannya proses hukum, Jokowi meminta polisi tidak melakukan tindakan yang tidak berdasarkan bukti dan fakta.

“Saya sampaikan, jangan sampai ada tindakan-tindakan yang tidak berdasarkan bukti dan fakta,” jelas Jokowi.

Agus Rahardjo dan Saut Situmorang sebelumnya telah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri dengan tuduhan melakukan pemalsuan surat, penyalahgunaan wewenang, serta pembuatan surat perpanjangan masa pencegahan ke luar negeri terhadap Setya Novanto.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sendiri menegaskan bahwa status kedua pemimpin KPK tersebut masih sebagai terlapor, belum menjadi tersangka.

Informasi soal SPDP terhadap dua pemimpin KPK itu justru disampaikan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi, saat menyambangi kantor Bareskrim Polri Jakarta Pusat pada Rabu, (8/11/2017).

Yunadi menunjukkan tembusan SPDP yang diterima pelapor, Sandy Kurniawan, yang merupakan rekan Fredrich.

SPDP tersebut memuat penyidikan terhadap Agus dan Saut terkait dengan dugaan pembuatan surat palsu dan penyalahgunaan wewenang.

Juru bicara KPK Febri Diansyah, menjelaskan KPK sudah menerima surat tersebut. Namun, Febri menyebut, kasus yang dipersoalkan terhadap Agus dan Saut dalam SPDP tersebut tidak jelas.

“Tidak ada bunyi obyek apa yang dipermasalahkan,” ujarnya, Rabu lalu. []

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...