Heboh Video Bunuh Diri Live di Facebook, Kominfo Imbau Jangan Disebarkan

Foto: pcmag
0

JAKARTA—Seorang pria berinisial PI, 35, melakukan bunuh diri dengan cara menggantung dirinya sendiri lantaran ditinggalkan istrinya. Insiden memilukan tersebut menjadi viral karena korban menyiarkan aksi bunuh dirinya secara live via facebook.

Kementerian Kominfo mengimbau agar masyarakat berhenti membagikan video tersebut, karena sangat tidak pantas untuk ditonton.

“Saya menghimbau bagi siapa saja yg memiliki video tragedi kejadian bunuh diri ini untuk tidak menyebarkannya,” ujar Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, lansir Republika, Jumat (17/3/2017).

Membagikan video itu, lanjut Samuel, selain melanggar nilai kemanusiaan juga melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008 Pasal 28.

Salah satu kutipan dalam UU tersebut yang tidak boleh dilakukan yakni: “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik”.

“Saya imbau untuk segera men-take down lewat apapun internet juga media sosial. Tragedi seperti ini tidak untuk dipertontonkan,” kata Semuel.

Seperti diketahui, PI mengakhiri hidupnya dengan diabadikan dalam sebuah video yang diambil di Jalan Kemenyan No 5 RT 8 RW 5 Kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017) siang.

PI membuat heboh pengguna media sosial setelah menampilkan aksi gantung diri yang disiarkan langsung melalui akun Facebooknya.

Sebelum mengakhiri hidupnya, PI sempat menyampaikan pesan terakhirnya dengan membuat dua kali siaran langsung. Yang pertama berdurasi 1 menit 5 detik, sedangkan yang kedua berdurasi 1 jam 44 menit.

“Halo nama gua Indra, gua punya istri nama Dina Febriyanti yang notabenenya 17 tahun sudah gua nikahin. Gua cinta mati sama dia, yang enggak tahu kenapa emang bukan jodohnya sekarang. Jadi sekarang dia pergi enggak tahu kemana, ninggalin gua sama anak-anak. Susah juga sih ngejelasinnya gua. Sekarang gua enggak tahu apa, gua bimbang. Ya kita lihat saja, gua berani apa enggak. Kalau pun gua berani melakukan hal yang sebenarnya gua enggak berani, kita lihat saja. Mungkin gua akan siarin secara langsung, atau buat kenang-kenangan istri gua,” kata Pahinggar dalam video tersebut.

PI mengakhiri hidup dengan tali tambang warna biru yang diikatkan di plafon rumah. Kasubbag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Purwanta mengatakan, saat saksi datang PI sudah dalam keadaan tak bernyawa. []

loading...
loading...