ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Hari Ini Penentuan Nasib Gubernur Anies soal Kasus Salam Dua Jari

0

Advertisements

JAKARTA–Keputusan soal kasus salam dua jari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bakal ditentukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor, pada hari ini (Jumat, 11/1/19).

Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Irvan Firmansyah mengatakan, saat ini Bawaslu tengah melakukan kajian internal guna menuju dilakukan Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) terkait pelaporan gestur dan ucapan Anies Baswedan saat menghadiri acara Konferensi Nasional Partai Gerindra beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Kerugian Negara akibat Kemacetan, Anies: Bukan 65T tapi 100T

“Sedang dilakukan kajian internal dan besok lakukan pembahasan kedua sama Gakkumdu,” kata Irvan, Kamis (10/1).

Irvan menegaskan, jika setelah dilakukan kajian pihaknya memutuskan Anies tidak bersalah, maka pelaporan akan dihentikan.

“Di situ putusannya apakah dugaan pelanggaran ini memenuhi unsur pelanggaran pidana atau tidak. Jika enggak maka dihentikan. Ketika memenuhi unsur maka dilanjutkan ke tahap penyidikan ke kepolisian,” pungkas Irvan.

Sebelumnya Anies Baswedan diperiksa oleh Bawaslu terkait pose jari dalam acara Konfrensi Nasional Partai Gerindra Senin (17/12) lalu.

BACA JUGA: Jokowi Tegaskan Tidak Ada Masalah dengan Anies, Ini Tanggapan Tim Prabowo

Bawaslu menyebut pihaknya melakukan klarifikasi terhadap Anies terkait dugaan pelanggaran Pemilu. Dalam hal ini Bawaslu mengaitkan dengan pasal 547 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu.

Adapun pasal 547 UU Pemilu tersebut berbunyi:

“Setiap pejabat negara yang dengan sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Peserta Pemilu dalam masa Kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah)”. []

SUMBER: RMOL

Artikel Terkait :

Loading...

Maaf Anda Sedang Offline

Send this to a friend