• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 18 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Harapan Tulus Kakek Penjual Tikar untuk Anaknya

by Eppi Permana Sari
10 tahun ago
in Inspirasi
Reading Time: 1 min read
A A
0
[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

IKHTIAR memang tak mengenal batas umur, sama seperti kakek ini. Di usianya yang tak lagi muda, sang kakek harus berjalan jauh untuk menjajakan jualanya kesana kemari demi masa depan aaknya.

Jarum jam menunjukkan pukul 8.00 malam. Dari jalur menuju  Ampenan, terlihat penjual Tikar Pandan berjalan perlahan-lahan menelusuri jalan Langko tanpa mengenakan alas kaki, sambil membawa tikar pandan dan tas dipundaknya.

Ia bernama Ibrahim, 67 tahun.  Ia biasa tidur untuk beristirahat di masjid Raya At-Taqwa Mataram. Jika pintu  gerbang masjid ditutup, maka sang kakek harus tidur di trotoar jalan.

Di usia setengah jompo ini sang kakek tidak pernah merasa patah semangat dan merasa malas untuk berusaha, ia terus berjuang menjual tikar pandan buatannya.

ArtikelTerkait

10 Tips Naik Gunung Tanpa Meninggalkan Shalat 5 Waktu

Apa Saja Keuntungan Menikah di KUA?

10 Tips Aman Mendaki Gunung untuk Pemula dan Pendaki Berpengalaman

7 Faktor yang Membuat Anak Membenci Ayahnya

Berjalan kaki menggelilingi Kota Mataram adalah suatu hal biasa baginya. Beliau berjualan keliling sejak tahun 2003, sampai saat ini.

Boleh terbilang berat dan melelahkan menurut orang sebagian orang pekerjaan ini, apalagi untuk pria yang tidak muda lagi. Tapi ia berharap tikar pandan yang ia jual bisa mengantarkan anaknya menjadi wisudawan.

“Pekerjaan ini halal, dan saya selalu berharap semoga tikar pandan ini bisa mengantar anak saya yang sedang kuliah semester akhir di Semarang menjadi seorang yang sukses. Saya selalu yakin pada Allah “Manja dawa jada”, kata beliau, dengan semangat membara. []

Sumber: Melbao

 

Tags: AnakharapankakekkelilingKolom ayahpenjualtikar
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pengadilan Palestina Batalkan Pembentukan Mahkamah Konstitusi

Next Post

Bagi Gadis Filipina Ini, Adzan Membuatnya Tenang

Eppi Permana Sari

Eppi Permana Sari

Related Posts

gunung, naik gunung, shalat

10 Tips Naik Gunung Tanpa Meninggalkan Shalat 5 Waktu

8 Juli 2025
menikah, KUA

Apa Saja Keuntungan Menikah di KUA?

6 Juli 2025
gunung, mendaki gunung

10 Tips Aman Mendaki Gunung untuk Pemula dan Pendaki Berpengalaman

2 Juli 2025
rasa benci, anak, ayah

7 Faktor yang Membuat Anak Membenci Ayahnya

30 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.