islampos
Media islam generasi baru

Gunakan Metode Tematik, Sepasang Suami Istri Asal Malang Ajarkan Hafalan Al-Qur’an

Foto: MalangVoice
0

Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak hafalan Alquran dan memahami maknanya. Kini, banyak metode menghafal Alquran bermunculan. Salah satu caranya adalah menghafal Alquran dengan metode tematik. Metode ini pertama kali diperkenalkan di Kota Malang oleh sepasang suami istri yakni Pradana Boy dan Lailatul Fithriyah Azzakiyah.

Mereka biasanya membuka kelas hafalan Quran setiap sore menjelang berbuka. Rumah mereka dipenuhi dengan lantunan suara anak-anak yang membaca Alquran. Mereka berkumpul untuk menghafal Alquran secara tematik.

“Biasanya kita menghafal Alquran urut dari depan ke belakang, tapi di sini kami mengelompokkan ayat-ayat sesuai tema dan kemudian dihafal,” ujar Boy ketika berbincang dengan Republika.co.id, Rabu (31/5/2017).

Untuk kelas pemula hafalan Alquran adalah ayat mengenai kisah-kisah nabi dan umat sebelum Islam. Selanjutnya peserta diajak menghafal ayat-ayat berbagai tema seperti mengenai kebersihan hingga sains. Metode ini sekaligus menunjukkan bahwa Alquran adalah kitab suci komperehensif yang membahas berbagai sudut di kehidupan alam semesta.

Menurut Pradana, dengan menghafalkan Alquran melalui metode tematik mempermudah peserta memahami makna ayat. “Jadi tidak hanya sekadar hafal ayat tapi bisa menerangkan apa pesan yang disampaikan pada ayat itu,” tuturnya.

Ilmu menghafal Alquran secara tematik ditularkan pasangan suami istri ini dengan cuma-cuma. Tidak ada biaya yang dibebankan kepada peserta yang ingin bergabung dalam majelis ini.

Kediaman mereka di Landungsari Malang, tidak pernah sepi dari orang-orang yang ingin belajar Alquran. Di luar bulan Ramadhan, Boy dan Laili juga membuka kelas reguler yang diadakan setiap Senin dan Jumat.

Sayyidah Fatimah Azzahra, salah satu peserta hafalan mengungkapkan sejak belajar pada 2015 ia kini sudah menghafal sekitar 18 tema. Di antaranya Ashabul Kahfi, Musa dan Khidir, dan Zakaria. “Cara belajar di sini enak karena hafalan dan pemahamannya dituntun ayat per ayat, sekarang saya baru menghafal surat Nur tentang sains,” ungkap gadis 12 tahun ini. []

loading...
loading...