ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Golkar Tetap Daftarkan Mantan Napi Korupsi Jadi Bacalegnya, Ini Tanggapan KPU

0

Advertisements

JAKARTA—Terkait keputusan Partai Golongan Karya (Golkar) yang tetap mendaftarkan mantan narapidana korupsi menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) ditanggapi oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Wahyu menyayangkan hal tersebut, karena sebelumnya ia telah mengingatkan partai politik atau parpol agar tidak mendaftarkan mantan napi korupsi untuk maju menjadi calon Legislatif (Caleg). Karena KPU telah mengimbaunya dari jauh-jauh hari.

BACA JUGA: Ini Kata KPK tentang PKPU soal Larangan Koruptor Jadi Caleg

Peraturan KPU yang melarang mantan napi korupsi jadi caleg telah disahkan. Sehingga semua pihak harusnya dapat menghormati dan menaatinya.

“Iya itulah, kita juga sudah jauh hari mengimbau agar parpol mencalonkan kader-kader parpol yang baik,” kata Wahyu, pada Kamis (19/7/2018) kemarin.

Related Posts
1 of 5

Meskipun, pihaknya menghormati upaya pengajuan judicial review atau uji materi oleh beberapa pihak mengenai PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten atau Kota.

Namun, selama belum terdapat putusan dari Mahkamah Agung (MK) PKPU tersebut masih tetap berlaku.

BACA JUGA: OTT KPK di Rumah Dinas Idrus Marham Tangkap Wakil Ketua Komisi VII DPR

“Tentu saja kita juga hormati upaya pengujian lewat MA. Saat ini KPU tetap berpegang dan berpedoman kepada PKPU itu,” tandasnya. []

SUMBER: MERDEKA

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline