ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Erdogan: Eropa Tidak Punya Toleransi terhadap Umat Islam

Foto: Ron Paul Institute
0 262

GIRESUNMasa depan Eropa tergantung dari warga Turki yang tinggal di sana, ujar Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam aksi unjuk rasa publik yang digelar Kamis lalu, lapor Anadolu Agency.

“Lima juta saudara-saudara kita yang telah menetap di sana akan membentuk masa depan Eropa,” kata Erdogan dalam pawai di provinsi Laut Hitam Giresun menjelang referendum perubahan konstitusi hari Ahad besok.

Erdogan mengatakan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, Eropa telah menunjukan wajah mereka sebenarnya yang anti-Islam. Mereka tidak memiliki toleransi terhadap umat Islam.

Dia juga mengatakan setelah memblokir para menteri pemerintah Turki, beberapa negara Eropa telah membuka pintu mereka kepada anggota kelompok teror yang sedang dilawan Turki.

Presiden Erdogan juga berbicara panjang lebar terkait keretakan antara Turki dan beberapa pemerintah Eropa setelah pihak berwenang Jerman dan Belanda melarang unjuk rasa oleh menteri Turki yang mendukung sistem presidensial.

Sementara negara-negara Eropa melarang unjuk rasa mendukung kampanye ‘Yes’, mereka malah memperbolehkan tokoh oposisi Turki yang mendukung demonstrasi ‘No’ untuk referendum tanpa hambatan.

Referendum hari Ahad nanti di Turki akan menimbulkan reformasi konstitusi yang akan menyerahkan kekuasaan eksekutif kepada presiden.

Jabatan perdana menteri akan dihapuskan dan presiden juga akan diizinkan untuk mempertahankan hubungan dengan partai politik.

Perubahan lain termasuk usia minimum caleg dikurangi menjadi 18 tahun dan jumlah deputi meningkat menjadi 600.[fq/islampos]

Comments
Loading...