ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Eks Napi Koruptor Diperbolehkan Nyaleg, Haedar Nasir: Masyarakat Harus Cerdas Memilih

0

Advertisements

YOGYAKARTA— Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir angkat bicara terkait kebijakan Mahkamah Agung (MA) yang memperbolehkan mantan napi korupsi maju sebagai caleg dalam Pemilu 2019.

Haedar sapaan akrabnya mengimbau masyarakat untuk pandai memilih dalam pemilu mendatang.

BACA JUGA: Terkait Larangan Eks Koruptor Nyaleg, Komnas HAM: Tak Ada Pelanggaran Konsep HAM

“Tentu masyarakat sudah tahu mana yang baik dan yang buruk. Mana yang benar dan yang salah. Jadi sekarang setelah lolos dari MA itu, kita serahkan ke masyarakat untuk pandai-pandai memilih,” kata Haedar, pada Selasa (18/9/2018) kemarin.

Menurutnya, sejarah korupsi akan menjadi beban mora dan seharusnya mereka yang sudah punya rekam jejak korupsi tak kembali mencalonkan diri.

Related Posts
1 of 19

“Kalau yang sudah terpidana seperti itu berkiprahlah di tempat lain. Tapi kalau menjadi wakil rakyat kan alangkah eloknya secara moral dia bebas dari rekam jejak dan sejarah (korupsi) itu,” kata Haedar.

Sebelumnya, MA mengabulkan permohonan agar mantan napi korupsi bisa maju sebagai caleg. Salah satu pertimbangan MA dalam mengabulkan gugatan tersebut adalah bertentangan dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

BACA JUGA: MA Bolehkan Eks Koruptor Nyaleg, Begini Tanggapan KPK

“Jadi PKPU itu dinyatakan bertentangan dengan undang-undang,” ujarnya. []

SUMBER: DETIKNEWS/MERDEKA

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline