ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Dua Bocah Ini Sumbangkan ‘Angpao’ Sunnatan Mereka untuk Aleppo

0

MEMUPUK kepedulian terhadap sesama bisa dimulai dari sejak dini. Jika rasa empati sudah ada sejak kecil, insya Allah ketika dewasa nanti mereka akan menjadi sosok pribadi yang tidak hanya soleh secara pribadi tapi juga soleh secara sosial.

Konflik di wilayah Timur Tengah khususnya di Aleppo Suriah telah meninggalkan luka yang mendalam bagi seluruh umat manusia yang masih memiliki hati nurani. Anak-anak yang seharusnya masih bisa bermain, bersekolah, namun akibat perang menyebabkan kegembiraan mereka itu semua mendadak menjadi hilang. Tidak hanya itu, bahkan kebutuhan makanan mereka sehari-haripun kurang.

Tersentuh oleh kondisi memprihatinkan di sana, dua kakak beradik Sayyif dan Zuhud dengan ikhlas merelakan uang yang mereka terima usai sunatan untuk disumbangkan ke Aleppo, Suriah.

“Uangnya buat mereka (warga di Aleppo) beli makanan saja supaya mereka bisa makan seperti kita di sini,” ujar Sayyif kepada ibundanya, Ummu Azzam beberapa waktu yang lalu, usai melihat-lihat info soal Aleppo Suriah.

Sang ibunda, Ummu Azzam menceritakan bahwa awalnya kediaman mereka di Kuala Lumpur didatangi beberapa kerabat untuk menghadiri syukuran kedua anaknya yang baru usai disunat pada pekan pertama bulan Desember tahun lalu. Sebagaimana tradisi, para tamu sebelum pulang memberikan ‘angpao’ untuk Sayyif dan Zuhud sebagai bentuk dukungan moril kepada dua bocah laki yang sudah menunaikan salah satu sunnah Rasul tersebut.

“Setelah dihitung-hitung dari kotak ‘ampao’, uang yang diterima Sayyif dan Zuhud lebih kurang 2.000 Ringgit,” papar ibu empat anak kelahiran Palembang yang sudah cukup lama tinggal di luar negeri ini.

Lebih lanjut Ummu Azzam menjelaskan bahwa dari uang 2.000 ringgit yang diterima Sayyif dan Zuhud, 200 ringgit mereka berikan kepada abang mereka Azzam untuk menambah biaya membeli Ipad. “Nanti beli ipad lagi dan ini uang tambahannya bang,” kata Sayyif pada waktu itu, ungkap Ummu Azzam.

Ditambah uang tabungan dan ‘angpao’ sunat, kedua bocah itu mengalokasikan 7,4 juta rupiah mereka untuk program #SaveAleppo IslamposAid dan sisanya ke lembaga lain.

Kepada Islampos, ummu Azzam menyatakan bahwa dia dan suami tidak pernah memaksa anak-anak mereka untuk membantu sesama khususnya penderitaan umat Islam yang ada di Suriah. Sumbangan kedua anaknya untuk Aleppo murni atas keinginan mereka sendiri, ummu Azzam menegaskan.

Sayyif yang bernama lengkapnya Raden Mas Sayyif Ibrahim Gouden Hud, lahir di Kuala Lumpur pada tahun 2009. Masa kecil sampai umur 4 tahun menjalani masa pra sekolah di Krakow Polandia. Sekarang sudah kelas 2 SD (sekolah Indonesia di Kuala Lumpur). Sedangkan adiknya Zuhud, bernama lengkap Raden Mas Yazzuhud Ismail Azizi Anggana, lahir di Krakow-Polandia pada tahun 2011 dan sekarang mengikuti homeschooling TK.[fq/islampos]

loading...
loading...