islampos
Media islam generasi baru

Djarot Minta Insiden Teror Kampung Melayu Tidak Dikaitkan dengan Pawai Obor

Foto: Antara
0

JAKARTA–Kegiatan pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1438 Hijriyah di Kampung Melayu, Jakarta Timur, ikut diamankan aparat kepolisian pada Rabu (24/5/2017) malam. Beberapa saat berlangsung, sekitar pukul 21.00 WIB, ledakan bom terjadi di terminal dekat lokasi pawai (Kampung Melayu).

Menurut Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, serangan teror itu tidak bisa disangkut-pautkan dengan pawai obor.

“Saya meminta peristiwa bom itu tidak dikaitkan dengan pawai tersebut. Sebetulnya dia (serangan teror–red) tidak terkait dengan pawai,” ujar Djarot setelah mengunjungi rumah duka Bripda Imam Gilang Adinata di Tebet, Kamis (25/5/2017).

Menjelang bulan suci Ramadan, Djarot menambahkan, kegiatan pawai obor rutin dilaksanakan warga Jakarta tiap tahunnya. “Pawai obor itu, sebetulnya tanda bahwa kita akan memasuki penerang bagi kita semua supaya hati kita menjadi terang, jiwa kita menjadi terang dan kuat,” papar Djarot menafsirkan.

Jumlah korban dalam teror tersebut sebanyak 15 orang, 2 orang diduga pelaku, 3 anggota polri gugur dalam tugas, sebanyak 5 anggota polri dan 5 warga sipil luka-luka. Ketiga anggota yang meninggal adalah Bripda Taufan, Bripda ridho, dan Bripda adinata. []

Sumber: Detik

loading...
loading...