ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Dituding Memecah Belah, Ini Sanggahan Dr Zakir Naik

Foto: Sindo News
0 659

BEKASI—Ceramah Dr Zakir Naik dalam Safari dakwah di Indonesia, dituding beberapa pihak telah memecah belah. Namun ulama dunia ahli perbandingan agama itu membantahnya dengan menyebut apa yang ia sampaikan justru untuk mengajarkan yang terlupa.

Dalam ceramahnya di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, yang mengambil tema ‘Kesamaan Islam dengan Kristen’, Sabtu (8/4/2017) malam, Dr Zakir Naik menyampaikan persamaan antara Islam dan Kristen yang tidak diajarkan belakangan ini.

Ia mengambil tema tersebut dengan tujuan untuk mendekatkan Islam dengan Kristen.

Zakir Naik mengetahui jika ada yang berpikir bahwa ceramahnya kemana-mana itu untuk memecah belah. Padahal bukan itu tujuan Zakir Naik.

”Tugas saya adalah menyatukan atas nama kemanusiaan. Mengajarkan apa yang terlupa. Agama harus diajarkan,” kata Zakir, seperti dikutip dari Republika, Ahad (9/4/2017).

Kalau mau belajar Kristen, Zakir Naik menyarankan untuk membaca Injil bukan melihat pemeluknya. Pun sebaliknya terhadap Islam. Belajar Islam dengan membaca Alquran, bukan melihat pemeluknya.

Yang Zakir Naik lakukan adalah mencoba untuk menghilangkan miskonsepsi antara Islam dan Kristen. Ulama asal India itu mencoba mengajak semua pihak untuk lebih dekat dengan skrip asli dari kedua agama.

Islam berasal kata dari salaam yang berarti damai, dan aslam yang berarti berserah kepada Allah. Mereka yang berserah pada Allah disebut Muslim.

Sementara kata Kristen, hanya ada dalam satu versi kitab yakni Book of Acts dimana Isa AS (Yesus) menyebut satu kelompok kecil pengikutnya sebagai Kristian. Maka Kristian adalah pengikut Isa AS.

Banyak yang menyebut Islam agama baru yang dibentuk Muhammad 1.400 tahun lalu. Faktanya, Islam adalah agama yang ada sejak peradaban manusia bermula dan Muhammad adalah nabi terakhir.

Allah SWT mengirimkan nabi untuk setiap bangsa, 25 nama nabi dan rasul yang disebut Alquran. Bukan Muslim bila tak percaya Isa AS.

”Seorang Muslim harus percaya Isa lahir tanpa intervensi manusia, percaya ia menghidupkan orang mati. Banyak kesamaan Islam dengan Kristen,” kata Zakir.

Ada 124 ribu nabi yang Allah turunkan meski hanya 25 yang disebut dalam Alquran. Para nabi dikirim untuk periode waktu dan kaum tertentu. Isa dikirim untuk Bani Israil, hanya untuk keturunan Yahudi. Rasulullah dikirim untuk semua manusia dan selamanya sampai akhir dunia. []

Comments
Loading...