islampos
Media islam generasi baru

Dinilai Lecehkan Umat Islam, Drama Korea ini Diboikot

Foto: Google
0

JAKARTA-– Drama terbaru dari MBC yang berjudul Man Who Dies to Live diboikot para penggemar drama Korea. Serial yang baru ditayangkan pada 19 Juli lalu ini dinilai telah menodai Islam.

Drama Who Dies to Live menampilkan tayangan kontroversial dengan melibatkan sejumlah simbol budaya Islam dan Arab. Dalam sebuah adegan, terlihat tayangan sejumlah perempuan mengenakan jilbab tampil dengan pakaian bikini Dilansir dari Soompi, Minggu (23/07/2017) kemarin.

Ada pula adegan tiga perempuan mengenakan pakaian terbuka dan ketat beserta jilbab dan penutup wajah. Adegan kontroversial lainnya yaitu sang pemeran utama, Choi Min So, mengenakan pakaian tradisional Muslim sambil menenggak minuman anggur.

Akibatnya, drama ini menuai kritikan dari penggemar internasional di media sosial. Melalui media sosial pula, para penggemar ini memboikot drama Man Who Dies to Live dan menuntut MBC untuk berhenti menayangkannya.

Warganet yang marah tersebut juga mengajukan petisi kepada MBC dan menyebarkannya di media sosial. Mrah Zen yang tinggal di Damaskus, Suriah, menginisiasi petisi melalui laman change.org. Hingga Minggu dini hari, petisi itu sudah ditanda tangani hampir 10 ribu pendukung.

MBC secara sudah resmi menyampaikan permintaan maaf atas penggambaran budaya Islam dalam drama terbarunya Man Who Dies to Live. Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui media sosial Twitter pada 21 Juli lalu.

Drama ini dibintangi oleh aktor senior Korea Selatan, Choi Min Soo, sebagai Jal Dang Goo. Pemeran lainya yakni Shin Sung Rok, Kang Ye Won, dan Lee So Yeon.

Dalam beberapa poster resmi dan episode, MBC menampilkan sejumlah karakter berpakaian seksi dengan busana ala Muslim tradisional. Simbol lain yang juga mewakili budaya tersebut yaitu peralatan makan, lokasi termasuk arsitektur Islam serta beberapa dialog yang juga menggunakan bahasa kerajaan Timur Tengah.[]

loading...
loading...