ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Dilarang Hubungan Saat Haid, Inilah Risikonya

0

HUBUNGAN intim dalam pernikahan merupakan ibadah. Namun, dalam kondisi tertentu hal itu menjadi haram untuk dilakukan. Salah satunya dalah ketika istri mengalami masa haid.

Allah SW berfirman dalam qur’an surat Al Baqarah ayat 222:

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haid itu adalah kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”

Mengapa tidak boleh berhubungan intim saat haid? Tentu ada hikmah yang besar dibalik larangan tersebut. Larangan al qur’an itu telah terbukti kebenarannya. Dari sisi medis, berhubungan intim dalam keadaan haid memiliki resiko yang cukup berbahaya bagi kesehatan.

Dikutip dari Sehat Afiat, setidaknya ada 4 bahaya yang diakibatkan hubungan saat haid. Berikut ini ulasannya:

Pertama, resiko infeksi atau tertular penyakit. Resiko ini jauh lebih besar dibanding hubungan diluar masa haid. Sebab saat haid kondisi leher rahim akan terbuka sehingga memungkinkan darah masuk ke dalamnya. Hal tersebut memudahkan bakteri menuju rongga panggul. Jika hubungan intim dilakukan dalam kondisi ini, tentunya bahaya bagi pasangan.

Kedua, resiko penularan HIV dan hepatitis dalam kondisi haid jadi jauh lebih besar. Sebab, ada lebih banyak cairan tubuh/darah yang dikeluarkan.

Ketiga, resiko infeksi jamur dan bakteri. Sebab, saat haid kadar potential Hydrogen (pH) vagina wanita lebih rendah, maka tingkat keasamannya pun berkurang sehingga memungkinkan tumbuhnya bakteri disana.

Keempat, Kecil kemungkinan terjadi kehamilan akibat hubungan dalam kondisi haid. Tapi, hal itu tetap bisa terjadi.

Terlepas dari besar kecilnya resiko medis, sebagai muslim dan muslimah, kita senantiasa diwajibkan menaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya tersebut. []

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...