ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Dikepung Gelombang Protes Berjilid-jilid, Pemerintah Prancis Batal Naikkan Harga Bahan Bakar

0

Advertisements

PARIS—Pemerintah Perancis memutuskan membatalkan wacana kenaikan pajak bahan bakar, setelah selama berminggu-minggu dihantam aksi demonstrasi berjilid yang penuh kekerasan.

“Pemerintah siap untuk berdialog dan menunjukkan rencana kenaikan pajak yang telah diturunkan dari RUU anggaran 2019,” kata Perdana Menteri Edouard Philippe dalam sebuah pidato di Majelis Nasional, Rabu (5/12/2018).

Langkah tersebut dirilis menyusul pengumuman satu hari sebelumnya bahwa kenaikan pajak akan ditunda selama enam bulan ke depan, dan penangguhan kenaikan pajak tersebut juga akan berlaku untuk kenaikan harga gas dan listrik.

Sebelumnya wacana kenaikan pajak bahan bakar di Prancis memicu terjadinya demonstrasi berjilid-jilid yang dilakukan masyarakat. Ribuan pengunjuk rasa mengenakan rompi kuning berkumpul di kota-kota besar Prancis, termasuk Paris, sejak 17 November lalu memprotes wacana kenaikan pajak bahan bakar yang digaungkan Presiden Emmanuel Macron di tengah memburuknya situasi ekonomi di negara itu.

Para demonstran, yang umumnya tinggal di daerah pedesaan, meminta Macron memotong pajak bahan bakar dan membuat pengaturan ekonomi untuk memudahkan hidup mereka.

Sementara itu pada Sabtu pekan lalu, Polisi Prancis menindak pengunjuk rasa di sekitar Champs-Elysees yang terkenal di Paris dengan gas air mata dan meriam air.

Demonstran memblokade jalan dengan sejumlah kendaraan, membakar sampah dan melempari polisi dengan batu dan botol.

Setidaknya tiga orang tewas selama kerusuhan, sementara 1.043 lainnya terluka, termasuk 222 anggota pasukan keamanan. Sebanyak 1.424 orang telah ditangkap.

Menurut survei baru-baru ini, 84 persen orang Prancis -kebanyakan dari kelompok berpendapatan menengah- mendukung demonstrasi tersebut.

Untuk diketahui, harga bahan bakar di Prancis telah naik lebih dari 20 persen pada tahun ini. []

SUMBER: WORLD BULLETIN

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline