Dicopot Lebih Cepat, Ini kata Gatot Nurmatyo

0

JAKARTA—Marsekal Hadi Tjahjanto telah dilantik Presiden RI Joko Widodo sebagai Panglima TNI menggantikan Gatot Nurmantyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo diberhentikan secara hormat berdasarkan surat Keputusan Presiden Nomor 83 TNI tahun 2017, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI, meski masih memiliki waktu sekitar 4 bulan sebelum masa pensiunannya habis.

Gatot menanggapi hal tersebut dengan sangat bijak. Ia mengaku telah sewajarnya diberhentikan. Karena mantan KSAD itu telah menjabat selama dua tahun.

“Kita jangan melihat akhirnya, tapi seharusnya tanya dong berapa lama saya menjabat. Saya menjabat dua tahun lebih. jadi ya sudah sewajarnya,” ujar Gatot seperti dikutip dari Liputan6.

Menurut gatot, pergantian Panglima TNI di akhir tahun 2017 ini, sebagai persiapan untuk menyongsong tahun politik. Ia memandang positif pergantian jabatan tersebut, karena diketahui tahun 2018 mendatang akan ada Pilkada Serentak dan tahun 2019 akan diselenggarakan Pilpres.

“Kita berpikiran positif pada pemerintah, bahwa tahun depan adalah tahun politik. Kalau Pak Hadi sertijab dengan saya sekarang ini, masih bisa konsolidasi dengan situasi perkembangan sehingga semuanya berjalan lancar. Begitu saja,” lanjut Gatot.

Sambil bergurau, Gatot mengatakan bahwa Marsekal Hadi menjadi atasannya. Ia mengaku dirinya kini adalah perwira tinggi (Pati) Mabes TNI. Meskipun tidak lagi menjabat sebagai Panglima TNI.

“Pak Hadi sekarang adalah atasan saya. Sejak disampaikan dalam keputusan presiden. Sejak ditandatangani surat ini. Secara resmi de facto dan de jure adalah Pak Hadi,” tutup Jenderal Gatot. []

Redaktur: Jejeh Nurazizah

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline