islampos
Media islam generasi baru

Diaspora Palestina dari 50 Negara Gelar Konferensi di Istanbul

Foto: Foto: dok. Elder of Ziyon
0

ISTANBUL – Ribuan warga Palestina ikut ambil bagian dalam konferensi di kota Istanbul Turki. Konferensi ini digelar untuk masa depan Palestina dalam menghadapi penolakan pemerintah AS terhadap solusi “dua negara”.

Acara yang digelar selama dua hari dengan tajuk “Konferensi untuk Warga Palestina di Luar Negeri” dimulai pada hari Sabtu (25/2/2017) dan dihadiri oleh sekitar 5.000 warga Palestina dari 50 negara di seluruh dunia, lapor Press TV.

Pihak penyelenggara mengatakan KTT itu bertujuan mengaktifkan peran diaspora Palestina dalam mempertahankan hak mereka untuk kembali ke tanah Palestina dan mendirikan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem al-Quds sebagai ibukotanya.

Uniknya, Otoritas Palestina mengecam acara tersebut. Otoritas Palestina mengatakan para peserta yang hadir bukan wakil rakyat Palestina.

Hisham Abu Mahfouz, kepala panitia KTT, mengatakan dalam sambutannya bahwa peserta mengangkat suara mereka untuk hak-hak semua warga Palestina.

“Kami datang dari seluruh dunia ke Istanbul untuk mengkonfirmasi hak nasional asasi kami, yang paling penting, hak kami kembali ke tanah sejarah kami di Palestina,” tambah Mahfouz.

Lebih lanjut ia meminta Palestina untuk mengakhiri perpecahan dan bergabung dalam melawan pendudukan Israel.

“Kita berkumpul di sini hari ini untuk menuntut bahwa kita bangsa Palestina diberikan hak suara kita untuk kembali,” kata Anees Fawzi Kassem, kepala konferensi.

Khalid Turaani, juru bicara untuk konferensi tersebut, mengecam perpecahan antara Hamas dan Fatah. Khalid menyebut hal ini sebagai luka mendalam dalam masalah Palestina. “Ini adalah waktu yang tepat bagi rakyat Palestina untuk bersatu,” ujarnya. [fq/islampos]

loading...
loading...