islampos
Media islam generasi baru

Diancam Dibunuh, Fadli Zon Laporkan Nathan ke Polisi

Foto:berita online
0

JAKARTA—Terkait ancaman pembunuhan yang dikemukakan oleh Nathan P Suwanto melalui media sosial terhadap beberapa tokoh Indonesia, meski pelaku telah meminta maaf, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon tetap melanjutkan melaporkan kasus ancaman pembunuhan tersebut.

Fadli Zon melalui kuasa hukumnya Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), mereka menyambangi Bareskrim Polri. Laporan tersebut diterima kepolisian dengan nomor laporan LP/450/V/2017/Bareskrim tanggal 01 Mei 2017.

Ali Lubis, Wakil ketua ACTA, mempersilakan Nathan untuk melayangkan permintaan maaf. Sebab, permintaan maaf melalui lisan maupun tulisan adalah hak setiap orang.

Namun Permintaan maaf tersebut tidak menggugurkan dugaan tindak pidana yang dilakukan Nathan. ACTA melaporkan Nathan dengan Pasal 28 ayat (2) mengenai penyebaran ujaran kebencian.

“Permintaan maaf kan tidak menggugurkan tindak pidana. Jadi permohonan maaf sah-sah saja, tapi tindak pidana tidak hilang sama sekali, tidak gugur,” kata Ali di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, lansir Republika, Senin (1/5/2017).

Permintaan maaf itu terang Ali, hanya dilakukan Nathan melalui media sosial. Sedangkan, kata dia, terkait ajakan pertemuan dengan Fadli untuk meluruskan maksud cuitannya tidak ada sama sekali.

“Tidak ada (ajakan pertemuan),” kata Ali.

Ali menjelaskan, biarkan perkara itu dibawa ke pengadilan. Dengan begitu hakim yang akan memutuskan apakah Nathan melanggar pasal yang disangkakan atau tidak.

“Proses hukum berjalan biar pengadilan yang memutuskan,” kata dia.

Harapannya, agar Nathan tidak lagi mengulangi perbuatannya baik kepada Fadli juga kepada nama-nama lain yang disebutkan dalam cuitan yang diunggah pada 30 April 2017 itu. ACTA khawatir jika seorang wakil ketua DPR RI saja bisa diancam apalagi rakyat kecil biasa.

“Ini pidana serius ya, ini wakil ketua DPR RI, pejabat Republik Indonesia yang diancam. Pak Fadli saja diancam apalagi rakyat biasa,” katanya. []

loading...
loading...