ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Diajak Uje Makan di Restoran, Besoknya Bencong Shalat Berjamaah di Masjid

0

Advertisements

BANYAK kisah tentang bagaimana Ustadz Jeffry Al-Buchory atau biasa dipanggil Uje, berdakwah semasa hidupnya.

Misalnya saja, suatu kali Uje sedang makan siang di sebuah resto pinggiran jalan. Namanya juga tempat makan dekat pinggir jalan, seorang bencong masuk dan langsung mengamen.

“Idih, endang, endang, ada Uje di sindang bow,” ujar si bencong itu. Uje memang terkenal.

“Ayo, sini masuk, duduk di sini,” ujar Uje.

Bencong itu kebingungan.

Uje berujar lagi, “Ayo masuk, duduk di sini sama saya. Kamu belon makan siang kan? Ayo duduk, makan sama saya.”

Bencong mendadak jadi jaim. Rumpinya langsung hilang. “Maaf Uje, saya tadi udah makan.”

“Udah deh … sama ustadz jangan coba-coba boong. Itu dosa namanya,” samber Uje dengan cepat.

Akhirnya bencong itu duduk satu meja dan makan bareng Uje. “Iya iya, Uje.”

Setelah makan siang, bencong itu bertanya sambil terharu. “Uje, saya mau tanya kenapa Uje nggak malu ajak saya makan bareng?”

Uje tesenyum, kemudian menjawab, “Kenapa saya mesti malu? Kamu kan sama dengan saya, sama-sama mahluk ciptaan Allah. Saya wajib menghargai kamu apa adanya.”

Bencong diam dan makin terharu.

Besoknya bencong muncul di masjid. Tidak memakai make up dan rok. Tapi mengenakan kopiah, baju koko, dan sarung. Masya Allah! []

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline