Demokrat Dianggap ‘Mualaf’ Pancasila, SBY Tersinggung

0

MALANG–Presiden Indonesia Kelima Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengaku sangat tersinggung terhadap tanggapan pihak-pihak yang menganggap Demokrat sebagai ‘Mualaf’ Pancasila maupun kebinekaan.

“Saya tersinggung Demokrat Dianggap pendatang baru dalam hal ini, seolah-olah menjadi ‘mualaf’ dalam hal Pancasila dan kebhinekaan,” ujar Ketua Umum Partai Demokrat ini dalam acara Safari Ramadhan di Kota Malang, Jawa Timur, lansir Republika, Kamis (15/6).

Menurut SBY, Pancasila merupakan bahan dasar atau formasi pendirian Partai Demokrat. Hal ini lebih tepatnya saat Demokrat dibentuk pada 9 September 2001 lalu. Untuk itu, dia mengatakan, Pancasila maupun perihal kebinekaan bukanlah sesuatu yang baru bagi partainya.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah gencar menyosialisasikan Pancasila dan kebinekaan. Melihat rencana dan upaya pemerintah ini, SBY menyatakan pandangan positifnya. Segala niat baik pemerintah seperti ini patut didukung oleh siapapun, termasuk darinya. []

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline