ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Demi Allah, Aku Tidak Mau Melanggar Perintah Allah

0

PADA suatu hari, Umar bin ibnul Khaththab r.a. sedang berjalan di kota Madinah ditemani seorang budaknya. Karena merasa leth, ia bersandar ke dinding salah satu rumah penghuni kota Madinah. Lalu ia mendengar suara seorang wanita yang hendak berbicara kepada anak gadisnya, “Wahai putriku, tuangkanlah air ke tempat susu itu!”

Akan tetapi, si anak gadis itu menentang perintah ibunya dan berkata, “Wahai Ibu, apakah engkau tidak pernah mendengar seruan khalifah Umar ibnul Khaththab kepda para pedagang, agar tidak menipu para pembeli dengan mencampurkan air dengan susu?”

Kemudian, si ibu kembali berkata, “Menurutmu, di mana khalifah saat ini berada? Dan bagaimana caranya ia dapat melihat perbuatan kita? ayolah anakku, cepat lakukan apa yang aku perintahkan kepadamu!”

Dengan penuh keimanan dan jiwa yang tegar si anak gadis itu berkata, “Jika Amirul Mu’minin tidak dapat melihat perbuatan, maka Tuhannya Amirul Mu’minin akan dapat melihat perbuatan kita. Demi Allah, aku tidak mau melanggar perintah Allah dan menyalahi perintah khalifah.”

Setelah Umar ibnul Khaththab mendengar ucapan anak gadis itu, ia dan budaknya segera pergi dari tempat tersebut. Ketika khalifah mukminin Umar ibnul Khaththab sampai di rumahnya, dia meminta anaknya yang bernama Ashim untuk menikahi anak gadis yang beriman dan jujur itu, yang merasa takut menyalahi perintah Allah. Maka anak gadis tersebut dinikahi oleh Ashim bin Umar ibnul Khaththab.

Dari hasil pernikahannya itu, lahir anak perempuan yang menikah dengan Abdul Aziz bin Marwan. Mereka di karuniai seorang putra yang bernama Umar bin Abdul Aziz, Khulfaur Rasyidin kelima yang termasuk dalam jajaran khalifah yang paling adil.[]

Sumber : 40 Kisah Pengantar Anak Tidur/Najwa Husein Abdul Aziz/Gema Insani

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...