ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Dalih Jadi Ancaman Nasional, India Segera Deportasi Pengungsi Rohingya

Foto: DW
0

NEW DELHI—Di hadapan Mahkamah Agung, pemerintah India menegaskan akan mendeportasi seluruh pengungsi Rohingya karena menjadi ancaman keamanan nasional.

Penegasan sikap pemerintah India tersebut disampaikan dalam  persidangan gugatan dua Rohingya di Mahkamah Agung, Kamis (14/9/2017), yang menentang keputusan mendeportasi seluruh Rohingya.

“Negara (India—red) mengganggap warga Rohingya merupakan sebuah ancaman bagi keamanan nasional,” tegas pengacara yang mewakili pemerintah India, lansir Reuters.

Pengacara tersebut, mengutip penjelasan badan intelijen, menuduh bahwa pemimpin Muslim Rohingya di India berhubungan dengan kelompok tertentu Pakistan.

Keputusan mendeportasi Rohingya malah terjadi ketika militer Myanmar memaksa ratusan ribu etnis minoritas tersebut menyelamatkan diri ke Bangladesh. PBB kemudian mendeskripsikan peristiwa tersebut sebagai kejahatan pembersihan etnis.

Beberapa kelompok yang berkoalisi dengan Partai Perdana Menteri India Narendra Modi, semakin menguatkan seruannya agar warga Rohingya segera dideportasi dari India.

Pada pekan lalu, Modi menyatakan bahwa India juga khawatir seperti halnya Myanmar tentang terjadinya kekerasan seperti di Rakhine.

Keputusan deportasi itu ditentang berbagai kelompok bantuan kemanusiaan dan aktivis HAM di India. Beberapa pengacara menyatakan deportasi warga Rohingya telah melanggar konstitusi India.

Mahkamah Agung India sendiri dijadwalkan mulai membahas kasus deportasi Rohingya pada Senin (18/9/2017) mendatang.

Hampir 40 ribu muslim Rohingya tinggal di India setelah menyelamatkan diri dari kekerasan militer Myanmar dalam kurun 10 tahun terakhir. Menurut PBB, Sekitar 15 ribu di antaranya telah menerima dokumen pengungsi.

Rohingya dicabut status kewarganegaraanya di Myanmar serta dianggap sebagai imigran ilegal, meskipun etnis minoritas beragama Islam itu telah mendiami Myanmar bahkan sejak berabad-abad lalu. []

loading...
loading...