Ini Cara Wali Kota Padang Relokasi 6 Ribu Pedagang dengan Damai

Ilustrasi
0

PADANG—Relokasi pedagang di berbagai daerah seringkali diwarnai dengan bentrokan antara pedagang dengan Satpol PP. Tapi hal seperti itu tidak berlaku di kota Padang, para pedagang di kota ini justru pindah ke lokasi baru secara sukarela.

Wali Kota Padang H Mahyeldi Ansharullah SP menceritakan kisah di balik relokasi yang berlangsung pasca gempa bumi di Padang tahun 2009 lalu.

Setelah gempa bumi 2009 lalu, pedagang kehilangan tempat berjualan. Karena pasar maupun ruko hancur. Akhirnya mereka berjualan di tepi jalan dan menjadi masalah baik dari kemacetan maupun keindahan.

“Saya ajak para pedagang untuk menyampaikan apa keinginan dan harapan mereka terhadap pemerintah kota. Saya juga menyampaikan rencana kami untuk relokasi pedagang,” kata Mahyeldi, seperti dilansir Republika, Kamis (23/2/2017).

Mahyeldi melanjutkan, setelah mengetahui apa yang mereka harapkan dan menyerap tanggapan soal upaya pemkot, para pedagang memberikan respon yang positif atas rencana relokasi pedagang.

“Kami langsung membangun Pasar Raya empat lantai dan sekarang menampung 6 ribu pedagang,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa memindahkan 6 ribu pedagang bukanlah pekerjaan mudah. Namun yang terpenting adalah pekerjaan dilandasi dengan niat baik untuk kepentingan pedagang.

“Jangan sampai kita membohongi rakyat atau pedagang. Kalau itu yang kita lakukan, maka program apa pun yang akan dilaksanakan selalu dicurigai oleh rakyat.”

“Dalam proses pembangunan Pasar Raya, para pedagang diajak bergotong royong sampai bangunan siap ditempati, sehingga mereka mempunyai rasa memiliki serta saling mendukung,” ujarnya.

“Alhamdulillah waktu kita berembug di lokasi Pasar Raya sembari makan bersama. Ketika peresmian pun kita akhiri dengan makan bersama,” tutupnya. []

Pewarta: Riza.

loading...
loading...