ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Bukunya Disita TNI karena Dianggap Ada Unsur PKI, Ini Tanggapan Budiman Sudjatmiko

0

Advertisements

JAKARTA–Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko menanggapi penyitaan bukunya yang berjudul ‘Anak-anak Revolusi’ oleh aparat gabungan TNI dan Kejaksaan Padang karena dianggap mengandung unsur ‘PKI’.

“Buku saya menceritakan perjuangan melawan Orde Baru, tentang perjuangan saya dengan teman-teman saya, dengan generasi teman-teman saya dalam menumbangkan, perjuangan melawan Orde Baru. Kalau perjuangan melawan Orde Baru dianggap PKI, ini berarti ada unsur Orde Baru yang menyalahgunakan aparatur ini untuk mendelegitimasi perjuangan melawan Orde Baru, untuk mendukung Orde Baru mau bangkit,” kata Budiman, Kamis (10/1/2019).

BACA JUGA: Kiai Maruf soal Jokowi Kader PKI: PKI Mata Lu

Budiman mengatakan, TNI mempunyai tugas menjaga pertahanan negara, bukan menyita buku. Selain itu menurut dia, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga menyatakan tak ada indikasi kebangkitan PKI.

“Kalau alasannya menyita buku itu adalah kebangkitan PKI, Panglima TNI Pak Hadi Tjahjanto menyatakan tak ada indikasi kebangkitan PKI,” ujar Budiman.

Buku ‘Anak-anak Revolusi’ ditulis oleh Budiman layaknya sebuah novel. Buku itu sebenarnya menceritakan pula tentang dirinya semasa kecil hingga berjuang melawan rezim Orde Baru.

BACA JUGA: Tanggapan Ibunda Jokowi Atas Tuduhan Anaknya PKI, Cina dan Non Muslim

“TNI adalah alatnya bangsa Indonesia, alatnya negara Indonesia, bukan alat kekuatan politik tertentu yang kemudian menganggap bahwa perjuangan anti Orde Baru yang saya tulis itu dianggap sebagai PKI. Itu kan cara-cara Orba dalam menindas dan melindas perlawanan terhadapnya,” ungkap Budiman. []

SUMBER: DETIK

Artikel Terkait :

Loading...

Maaf Anda Sedang Offline

Send this to a friend