• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 15 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Dari Anda Renungan

Bersyukur Kunci Bahagia

Oleh Sodikin
5 tahun lalu
in Renungan
Waktu Baca: 3 menit baca
A A
0
syukur, bahagia

Ilustrasi. Foto: IBTimes

0
BAGIKAN

Oleh: KH. M. Cholil Nafis., Lc., Ph.D

SERING kali orang bersyukur jika telah mendapat apa yang diinginkan, sehingga ia bersyukur atas karunia yang telah didapatkan karena sesuai yang diinginkan. Bahkan tidak jarang untuk mengekpresikan syukurnya dengan mengadakan ”syukuran” yang mengundang para kolega dan tetangga untuk turut merayakan kebahagiaannya. Sebaliknya, karena belum mendapatkan yang diinginkan maka seseorang tidak bersyukur bahkan cenderung menyesali nasibnya dan menyalahkan takdir yang telah Allah SWT gariskan.

Sejatinya, syukur itu sendiri yang mendatangkan kebahagiaan. Maka seseorang akan merasa bahagia jika bersyukur dan merasa sengsara jika kufur (ingkar nikmat).

BACA JUGA: Beda Islam dengan Kufur

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

Munculnya rasa syukur karena mengerti akan adanya nikmat yang telah didapatkan. Karena semua dalam kehidupan manusia itu nikmat. Seperti oksigen yang dihirup setiap saat secara gratis, kesehatan, akal, kemampuan, pendengaran, penglihatan, berbicara, aliran darah yang mengalir di tubuh, dan keluarga. Bahkan karunia terbesar yang telah diberikan Allah SWT adalah keimanan.

Mestinya kita tergugah dan sadar untuk selalu memelihara dan memupuk rasa syukur terhadap karunia itu. Jika tidak bersyukur terhadap semua karunia yang telah ada dalam kehidupannya maka berarti telah ingkar (kufur) pada Allah Yang Maha Penyayang sebagai pemberi nikmat.

Rasulullah SAW adalah manusia pilihan yang telah dijamin masuk Surga, tetapi terus beribadah sepanjang siang dan malam, bahkan kakinya sampai bengkak saat shalat malam dan hatinya mendidih karena khusyu’ hanya ingin memperoleh predikat ”hamba yang bersyukur.”

Nabi Sulaiman as. seorang manusia yang kaya ilmu, kaya harta, tinggi kekuasaan, tetapi tidak melupakan bersyukur, malah khawatir menjadi orang yang tidak mampu mensyukuri nikmat Kepada Allâh SWT. (QS. Al-Naml [27]: 15-19).

Ada dua hal yang menyebabkan seseorang berpaling dari rasa syukur yaitu kebodohan dan kelalaian. Orang yang tidak tahu akan arti nikmat dan dari mana nikmat itu datangnya, bahkan merasa semuanya adalah hasil karya dan capaiannya sendiri akan menginkari dan kufur nikmat.

Demikian juga orang yang ambisius dengan capaian hidup dan terlalu asyik dengan kehidupannya akan menyebabkan lalai untuk mensyukuri nikmat. Orang yang kufur nikmat akan menyebabkan lupa mengingat Allah SWT sehingga akan menyebabkan kufur kepada Allah SWT.

Rasa syukur lahir karena mengetahui nikmat yang diberikan oleh Dzat Yang maha Penyayang, keadaan bahagia yang dirasakan dengan datangnya nikmat dan menggunakan nikmat sesuai dengan syariah Allah SWT. Karenanya rasa syukur dapat diimplementasikan melalui hati, ucapan dan perbuatan.

Syukur dengan hati dilakukan dengan menyadari sepenuhnya bahwa nikmat yang diperoleh adalah semata-mata karena anugerah dan kemurahan Ilahi. Pengakuan yang tulus, bahwa semua kemampuan dan proses untuk mendapatkan nikmat adalah karunia Allah SWT dan menghindari menisbatkan capian dan nikmat semata-mata kemampuan diri.

Sebab orang yang hanya percaya pada kemampuan diri dalam capaian, sama saja dengan Qarun. Sifat Qarun   yang mengingkari keberhasilannya atas bantuan dan karunia Ilahi, dan menegaskan bahwa semua yang diperolehnya semata-mata karena kemampuannya, sehingga dinilai oleh Alquran sebagai kafir atau tidak mensyukuri nikmat-Nya  (Baca  kisahnya dalam surat Al-Qashash: 76-82).

BACA JUGA: Tak Ada Alasan untuk Tak Bersyukur

Syukur dengan lidah, dengan mengakui anugerah dan memuji Allah SWT pemberinya. Sedangkan syukur dengan perbuatan, ialah memanfaatkan anugerah yang diperoleh sesuai dengan tujuan dan yang dicintai oleh Allah SWT. Seperti menggunakan kesempatan dan umur untuk menjalankan perintah dan taat kepada Allah SWT, kemampuan dan akal untuk membangun kemaslahatan hidup di alam semesta dan persiapan menuju alam baka, dan menggunakan harta benda untuk mendukung dakwah di jalan Allah, membantu yang membutuhkan dan menggunakan harta sesuai syariah Allah SWT.

Jadi, syukur adalah bagian dari ujian Allah. Kita telah dianugerahkan banyak nikmat, diajarkan bagaimana memanfaatkannya dan bagaimana cara mensyukurinya, seyogyanya tunduk dan patuh kepada Yang Maha Pencipta.

Namun Allah SWT memberikan pilihan kepada hambanya, apakah mau bersyukur atau kufur. ”Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barangsiapa yang kufur (tidak bersyukur), maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya (tidak membutuhkan sesuatu) lagi Maha Mulia (QS An-Naml: 40). []

SUMBER: CHOLILNAFIS.COM

 

Tags: hidup bahagiakebahagiaanKufurSyukur
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jebakan Pisang

Next Post

Rasulullah dan Orang Badui yang Meminta Barang

Sodikin

Sodikin

Terkait Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails

21 Sifat Manusia Menurut Al Quran

Oleh Laras Setiani
17 Oktober 2019
0
ilustrasi.foto: kiblat

Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya...

Lihat LebihDetails

Bait-bait syair Imam Syafi’i yang Menyentuh dan Menggetarkan Jiwa

Oleh Dini Koswarini
26 Oktober 2022
0
Penilaian Manusia, Muhasabah, Imam Syafi'i, ujian, akad

Inilah Bait-bait syair Imam Syafi’i rahimahullah yang bisa kita jadikan sebagai keteladanan di saat kondisi seperti sekarang ini.

Lihat LebihDetails

4 Ayat Alquran tentang Keindahan Alam Semesta

Oleh Eneng Susanti
10 Oktober 2024
0
Ayat Alquran yang jadi bacaan doa sebelum tidur, Ayat Alquran tentang Keindahan Alam, ayat yang mengingatkan tentang akhirat, ayat alquran tentang bersyukur

Ayat Alquran tentang Keindahan Alam

Lihat LebihDetails

Ini 8 Ayat Al-Quran tentang Perintah Bekerja Keras

Oleh Sufyan Jawas
26 Oktober 2021
0
hadist-hadist tentang kesombongan

Banyak sekali kita jumpai ayat Al-Quran tentang perintah bekerja keras. Bekerja keras merupakan sebuah keharusan yang dimiliki oleh setiap orang

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.