ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Bersepeda Sebabkan Pria Impotensi?

0

Advertisements

BERSEPEDA merupakan salah satu cara termudah untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun sebagian orang berpendapat bahwa bersepeda dapat menyebabkan impotensi pada pria. Tekanan sadel yang terus-menerus pada daerah sensitif pria bisa menghancurkan saraf-saraf penting sehingga membuat penis sulit mengeras, dan jikalau terjadi ereksi sulit untuk mempertahankannya.

Penyebabnya adalah sebagian besar pengendara sepeda membebankan berat tubuh di sadel sepeda yang tidak cukup lebar untuk menopang tulang duduk. Hasilnya, mereka membebankannya ke area yang terletak di sekitar samping luar perineum. Area ini berbentuk kanal sepanjang ischiopubic rami (struktur penghubung antara tulang duduk dan tulang kemaluan). Area tersebut mengandung jaringan ereksi, arteri dan saraf ke penis. Tekanan pada area tersebut bisa merusak arteri serta saraf . Padahal, arteri dan saraf tersebut memiliki peranan penting dalam membantu proses ereksi.

BACA JUGA: Terungkap Minyak Zaitun Mampu Obati Impotensi

Gejala awal yang menandakan arteri dan saraf telah rusak yaitu munculnya sensasi mati rasa atau kesemutan pada area intim pria.

Menurut penelitian, risiko pria mengalami impotensi lebih tinggi ketika bersepeda dalam waktu yang lama, sekitar lebih dari tiga jam tiap minggunya.

Namun, sebuah penelitian di Inggris tidak mendukung pendapat tersebut.

BACA JUGA: Lelaki Lemah Syahwat Ingin Menikah, Bagaimana?

Sebuah survei di Inggris yang bertemakan bersepeda untuk kesehatan, selama tahun 2012 dan 2013, para peneliti meneliti 5.282 pengendara sepeda laki-laki. Para peserta menjawab pertanyaan mengenai kemampuan seksual, kesuburan dan memberikan informasi mengenai frekuensi bersepeda mingguan mereka. Mereka juga memberikan informasi mengenai usia, berat badan, status pendidikan dan informasi lain yang berhubungan dengan kesehatan seperti konsumsi alkohol, merokok, penyakit jantung, stroke, diabetes dan kanker yang terdeteksi.

Para peneliti yang dipimpin oleh Marc Hamer dari London University College membagi pengendara sepeda menjadi empat kelompok: pria yang bersepeda kurang dari 3,75 jam per minggu, antara 3,76-5,75 jam, antara 5,76-8,5 jam dan di atas 8,5 jam. Sekitar 8,4 persen pria melaporkan bahwa mereka menderita disfungsi ereksi, 1,2 persen tidak subur dan 0,8 persen menderita kanker prostat. []

SUMBER: ALODOKTER|DOKTERSEHAT

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline