ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Berkas Perkara Habib Rizieq Dikembalikan ke Polda Jabar karena Tak Lengkap

0

Bandung – Berkas perkara kasus dugaan penodaan lambang negara yang menjerat Habib Rizieq Shihab dikembalikan ke Poda Jawa Barat, atau yang dikenal P19. Kapala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi, menjelaskan bahwa berkas belum lengkap.

“P19, hari ini kita akan kembalikan ke penyidik Polda Jabar,” katanya kepada wartawan di Kantor Kejati Jawa Barat, Jalan LRRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (16/5/2017), seperti dilansir BBC Indonesia.

Dia menambahkan, terdapat beberapa item materi yang harus dilengkapi sebelum berlanjut ke meja sidang. Berdasarkan hasil analisa tim JPU, kata Untung, berkas perkara yang harus dilengkapi penyidik Polda Jabar di antaranya syarat formil dan materil.

Syarat formil adalah untuk melihat niat tersangka, sedangkan materil untuk melihat subtansi pasal yang menjerat tersangka. Untuk syarat formil ada 10 butir yang harus dilengkapi, sedangkan syarat materil, sembilan butir.

“Kelengkapan formil itu terkait dengan tanggal-tanggal dalam berkas perkara yang harus disempurnakan dan disesuaikan dengan perbuatan yang bisa dipertanggungjawabkan oleh yang bersangkutan sebagai tersangka.

Kemudian, ada nama-nama, terkait juga keterangan ahli yang harus disempurnakan,” jelas Untung enggan memberi keterangan lebih rinci.

Dia mengatakan tidak memberikan batas waktu penyelesaian berkas perkara tersebut. Ia yakin penyidik bisa segera melengkapi dengan petunjuk yang telah disarankan pihak kejaksaan.

“Dengan petunjuk yang diberikan oleh jaksa mudah-mudahan penyidik bisa segara menyempurnakan. Sepanjang penyidik bisa menyempurnakan saya kira tidak masalah. Yang penting formil dan materil jaksa bisa terpenuhi,” tuturnya.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat telah mengirimkan berkas perkara ke Kejati Jawa Barat pada 2 Mei lalu. Kasus yang dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri ini merupakan limpahan dari Polda Metro Jakarta karena kejadiannya terjadi di lingkungan Polda Jawa Barat yakni Kota Bandung.[]
Sumber: BBC Indonesia, Republika

 

 

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...