Bani Israil dan 2 Azab bagi Mereka

Bani Israil dan 2 Azab bagi Mereka 1 bani israil

Foto: Unsplash

BANI Israil secara spesifik adalah suatu kaum, ras yang sekarang dikenal menghuni negara Israel. Sekalipun keturunan Bani Israil/Kaum Yahudi sebenarnya telah tersebar di setiap penjuru dunia. Mengapa istilah tentang bani Israil ini sangat banyak diungkapkan oleh Alquran? Tentu ada pelajaran yang bisa kita ambil dari kaum tersebut.

Alquran tidak menggunakan kata-kata Bani Ya’qub untuk menyandingkan kaum Yahudi dan Nasrani. Akan tetapi Alquran menggunakan istilah Bani Israil.

Kata Israil sendiri memiliki makna “hamba Allah” atau “manusia pilihan”. Seakan Allah hendak memanggil mereka dengan kata-kata “Bani Abdullah” atau “Bani Shafwatullah”, yang keduanya mengandung peringatan agar mereka meniru nenek moyang mereka yang shalih (lihat: The Unity of Alquran, Amir Faishol Fath).

bani israil
Foto: Unsplash

Namun dalam kenyataannya, Bani Israil adalah kaum yang sering melanggar perintah dan janji serta membuat pusing pimpinannya yakni Nabi Musa as.

BACA JUGA: Kisah Tiga Orang Bani Israil yang Diuji Langsung oleh Malaikat

Terminologi Bani Israil sangat banyak diungkapkan di dalam Alquran. Secara bahasa, isra’, asri’ seperti tercantum dalam surat Al-Isra ayat 1:

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan (asra’) hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil haram ke Al-Masjidil aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Q.S. 17:1)

Dari ayat di atas, istilah isra’ berarti memperjalankan di malam hari. Jadi secara bahasa, bani israil adalah kumpulan orang, bangsa (bani) yang sedang “diperjalankan” di malam hari.

Kaum Yahudi dalam sejarahnya adalah umat Nabi Musa alaihissalam yang berada dalam ketertindasan oleh kekuasaan Fir’aun (pharaoh). Terbukti dengan deklarasi kekuasaan Fir’aun kepada rakyat Mesir: ‘Akulah Tuhanmu (Rabb) Yang Tertinggi’ (Q.S. 79:24).

Mengutip Mawdoo, Allah SWT menurunkan kepada kaum Yahudi lebih dari satu jenis siksaan dan cobaan karena dosa-dosa mereka. Ada dua azab yang diturunkan Allah SWT kepada Bani Israil bahkan ketika mereka masih berada di dalam kehidupan dunia. Azab-azab tersebut tentunya turun karena dosa yang dibuat mereka sudah keterlaluan.

Ketika Kaum Yahudi melanggar perjanjian dengan Nabi Musa dan menyembah anak sapi setelah ditinggal pergi Nabi Musa Allah SWT mengatur hukuman berat bagi mereka ketika Dia memerintahkan mereka untuk berperang, dengan saling membunuh.

Dan itu adalah siksaan dan kesengsaraan yang berat yang menimpa Bani Israil, yang darinya mereka tidak dapat menemukan apa-apa. Jadi mereka mulai bertarung dengan pisau, dan beberapa orang mengangkat pisau ke arah satu sama lain.

Sampai mereka saling membunuh, sampai Allah SWT mengizinkan mereka untuk berpuas dengan tindakan mereka, maka siapa pun yang hidup setelah itu Allah akan mengampuni dosa mereka. Lalu siapa pun yang terbunuh, Allah akan menjadi saksi atas pengorbanan mereka.

Allah SWT telah menguji kaum ini dengan melarang perburuan paus bagi mereka pada hari Sabtu atau sabat, kemudian Dia menambahkan untuk menguji mereka.

Allah SWT kemudian membuat paus lebih banyak pada hari Sabtu dan lebih sedikit pada hari-hari lainnya sampai Bani Israil berburu dengan susah payah.

Lalu sekelompok orang Yahudi ini membuat tipu muslihat bermaskud menipu perintah Allah dengan cara berburu ikan paus pada hari Sabtu dan memanggangnya untuk makanan pada hari selain Sabtu.

BACA JUGA: Kisah-Kisah Israiliyat, Terima atau Tolak?

Tetapi Allah tidak menyetujui tindakan ini dan mengubah mereka menjadi kera. Salah seekor kera di antara mereka mengenal kerabat manusianya, dan mencoba berbicara dengannya dan tetap bersama kerabat manusianya. Namun kerabatnya menolak mengakui kera tersebut karena tidak mengenalnya.

Alquran menyebutkan bahwa Bani Israil ada dua jenis, sekelompok dari mereka adalah orang-orang beriman yang bertakwa kepada Allah dan sebagian lainnya yang sebagian besar memiliki sifat-sifat tercela karena keburukannya.

Itulah kisah singkat tentang siapa Bani Israil, dan apa saja dosa yang mereka lakukan, dan bagaimana mereka mendapatkan azab dari Allah Azza wa Jalla. Semoga kisah di atas bisa memberikan pelajaran yang berharga bagi kita agar kita tidak suka membangkang terhadap perintah dan larangan Allah SWT. Wallahu a’lam.[]