islampos
Media islam generasi baru

Badan Hisab dan Rukyat Kota Padangsidimpuan Tetapkan 27 Mei 2017 Awal Ramadhan

Meneropong hilal di Manduro, Jombang, Jawa Timur. Foto: Okezone.
0

PADANGSIDIMPUAN—Ribuan warga di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, akan mulai berpuasa bulan suci Ramadan pada 27 Mei 2017. Kepastian tersebut mengacu kepada hasil rapat sidang isbat penentuan awal Ramadan 1438 Hijriyah yang dilakukan Tim Hisab dan Rukyat Kota Padangsidimpuan.

“Hasil sidang isbat bil hilal oleh Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Padangsidimpuan menetapkan awal Ramadan pada Sabtu 27 Mei 2017 nanti,” ujar Ketua BHR, Efri Hamdan Harahap, Rabu (10/5/2017).

BHR menggunakan dua metode untuk menetapkan awal Ramadan yaitu dengan hisab dan rukyat. Metode hisab adalah perhitungan secara teoritis. Sedangkan rukyat pengamatan langsung dengan melihat bulan.

Kedua metode itu digunakan untuk menghitung perjalanan matahari dan bulan. Dan metode rukyat membuktikan dengan pengamatan langsung.

“Keduanya belum tentu terjadi bersamaan. Saat rukyat, bisa jadi bulan terhalang benda lain,” jelasnya.

Dia mengatakan, penetapan itu mengacu hasil rapat seluruh peserta sidang isbat yang diikuti Kementerian Agama (kemenag) Padangsidimpuan seperti, Kasi Kasubbag TU Lontung, Kasi Haji Iyong Sahrial.

Selanjutnya, penyelenggara Syariah Salman Siregar, Kasi Bimas Basyrah, Kasi Paqis Lukman Hakim, Wali Kota Padangsidimpuan yang diwakili Ishak Pohan, Irsyad Nasution dari IAIN Padangsidimpuan, dari UGN Abadi Siregar, Abdur Rahman, dan Kepala KUA se-Kota Padangsidimpuan.

Dia menambahkan, untuk keputusan pasti secara nasional, lebih lanjut akan ditetapkan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia yang akan diumumkan secara resmi melalui media.

BACA JUGA:
Inilah Kesibukan Orang-orang Shalih di Bulan Ramadhan
Belum Mengqadha Hutang Puasa Hingga Datang Ramadhan, Bagaimana?
Ada Apa di Bulan Ramadhan?

Dia berharap kepada seluruh masyarakat di Kota Padangsidimpuan agar menyambut Ramadan dengan gembira. Alasanya, Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dari Allah SWT.

“Mari sama-sama menghormati bulan yang penuh rahmat itu dengan cara menghindari tindakan yang membatalkan dan menghormati masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” tandasnya. []

Sumber: Okezone

loading...
loading...