Badai Salju Tewaskan Lebih dari 40 Orang di Afghanistan

0

KABUL – Lebih dari 40 orang dikonfirmasi tewas pada hari Ahad ini (5/2/2017) pada saat badai salju melanda berbagai wilayah Afghanistan, sehingga mendorong pemerintah untuk menyatakan hari Ahad sebagai hari libur umum.

Badai salju – belum pernah terjadi sebelumnya dalam satu dekade – telah menyebabkan penutupan jalan raya utama dan menyebabkan banyak orang terperangkap.

Pertemuan tingkat tinggi yang diketuai oleh Presiden Mohammad Ashraf Ghani meminta aparat dan departemen terkait untuk segera menanggulangi musim dingin yang keras saat ini.

Menurut Otoritas Manajemen Bencana negara (NDMA), hujan salju yang luar biasa sangat terpengaruh terhadap 19 provinsi dan menyebabkan sedikitnya 100 rumah hancur.

Syed Abdul Humayun Dehqaan, kepala NDMA cabang Badakhshan, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa hujan salju berat di Maimy dan Yaran telah menewaskan 18 orang dan telah menyebabkan 12 orang menderita luka parah. Badai salju berat juga menutup jalan di Paktya, Khost, Parwan, Sar-i-Pul, Jawzjan, Bamyan, Daikundi, Paktika dan provinsi Ghazni.

Empat belas orang tewas dan empat terluka dalam insiden longsoran salju di distrik Surkh Parsa provinsi Parwan. Tujuh korban telah dikonfirmasi di provinsi tenggara sementara sedikitnya enam orang dilaporkan tewas di laut pada hari Ahad ini.

Provinsi Kandahar selatan juga telah menerima hujan salju yang belum pernah terjadi sebelumnya lebih dari dua dekade. Empat ruas jalan utama antara ibukota Kabul ditutup untuk lalu lintas karena lapisan salju yang tebal.

Tumpukan salju di landasan pacu Bandara Internasional Kabul juga menyebabkan sejumlah penerbangan domestik dan internasional tertunda.[fq/islampos]