AS Serukan Israel Hentikan Pembangunan Permukiman Baru di Tepi Barat

0

WASHINGTON – AS pada Kamis kemarin (2/2/2017) mendesak Israel untuk menunda pembangunan pemukiman baru, dengan mengatakan pembangunan permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki Israel mungkin bisa menghambat upaya untuk menengahi perdamaian Palestina-Israel.

“Meskipun kami tidak percaya keberadaan permukiman adalah penghalang bagi perdamaian, pembangunan pemukiman baru atau perluasan permukiman yang ada di luar perbatasan mereka saat ini mungkin tidak membantu dalam mencapai tujuan itu,” kata juru bicara Gedung Putih Sean Spicer.

Spicer menekankan bahwa Presiden Donald Trump tidak mengambil posisi resmi terkait pembangunan pemukiman Israel dan berharap akan menangani persoalan tersebut dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 15 Februari mendatang di Gedung Putih.

Pernyataan itu datang tak lama setelah Trump bertemu dengan Raja Yordania Abdullah II. Dalam pertemuan tersebut, Trump mengucapkan terima kasih kepada Raja untuk kepemimpinannya dalam mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Sebelumnya pemerintah Israel pada Selasa malam lalu menyetujui pembangunan 3.000 unit baru di Tepi Barat setelah menyetujui pembangunan 3.066 rumah Yahudi di Yerusalem Timur dan Tepi Barat, lapor Anadolu Agency.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai “wilayah yang diduduki” dan menganggap semua aktivitas pembangunan pemukiman Yahudi di tanah tersebut sebagai tindakan ilegal.[fq/islampos]

loading...
loading...