islampos
Media islam generasi baru

AS Mulai Lakukan Razia Terhadap Imigran Tidak Berdokumen

0

WASHINGTON – Pemerintah AS menangkap ratusan migran tidak berdokumen pekan ini dalam razia besar-besaran pertama di bawah Presiden Donald Trump. Langkah ini telah memicu kepanikan di masyarakat imigran nasional.

Badan federal Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) melakukan razia individu tidak berdokumen yang tinggal di Atlanta, Austin, Chicago, Los Angeles, New York dan kota-kota lainnya dua pekan setelah Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif yang diperluas untuk imigran gelap yang ditargetkan untuk deportasi.

Menurut ICE, operasi yang mereka lakukan itu merupakan tindakan rutin, lapor Worldbulletin.

“Fokus operasi ini tidak berbeda dari rutinitas yang sudah dilakukan sebelumnya seperti penangkapan buronan ICE,” kata juru bicara ICE, Jennifer Elzea.

David Marin, kepala operasi ICE di Los Angeles, mengatakan kepada wartawan bahwa sekitar 160 orang telah ditangkap di kota metropolitan California.

Sebanyak 75 persen dari mereka diyakini sudah melakukan kejahatan sebelumnya, klaim Marin, menambahkan bahwa beberapa orang telah ditangkap semata-mata karena mereka tidak berdokumen.

Jumat malam lalu, 37 imigran gelap sudah diusir ke Meksiko.

Dalam keputusan Trump pada 25 Januari, Trump memprioritaskan untuk mendeportasi pria tanpa dokumen yang telah dihukum atau dibebankan dengan tindak pidana, termasuk pelanggaran ringan.

Penggerebekan serta razia yang melanda daerah pemukiman dan tempat kerja, memicu aksi protes dan kemarahan dari perwakilan Demokrat terpilih, terutama di California dan khususnya di Los Angeles, di mana Pew Research Center memperkirakan sekitar satu juta migran tidak berdokumen ada di sana.

“Perubahan kebijakan Presiden Trump mengkhianati nilai-nilai kita,” kata Senator Demokrat Dianne Feinstein dalam sebuah pernyataan.

“Membuat keluarga terpisah bukanlah apa yang diinginkan dari berdirinya negara ini,” tegas Feinstein.[fq/islampos]

loading...
loading...