ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

AS Desak Rusia Akhiri Pendudukan di Krimea

Foto: BBC
0

WASHINGTON – Amerika Serikat sekali lagi mengutuk reunifikasi Rusia dengan Krimea pada tahun 2014. AS bersumpah untuk mempertahankan sanksi sampai Moskow mengembalikan semenanjung Laut Hitam strategis itu ke Ukraina.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Mark Toner pada hari Kamis (16/3/2017) mendesak Rusia untuk segera mengakhiri pendudukan atas Krimea. Toner juga menuduh Moskow melakukan pelanggaran HAM di sana. Demikian lapor Press TV.

“Amerika Serikat kembali mengutuk pendudukan Rusia atas Krimea dan menyerukan untuk segera mengakhirinya. Sanksi kami terkait Krimea akan tetap berlaku sampai Rusia mengembalikan kontrol semenanjung ke Ukraina,” kata Toner dalam sebuah pernyataan resmi.

“Kami meminta Rusia untuk menghentikan upaya menekan kebebasan berekspresi, berkumpul secara damai, asosiasi dan agama di Krimea,” tambahnya.

Krimea sendiri mendeklarasikan kemerdekaan dari Ukraina pada 17 Maret 2014 dan secara resmi ditetapkan menjadi bagian dari Rusia menyusul adanya referendum.

“Amerika Serikat tidak mengakui referendum Rusia tanggal 16 Maret 2014, atau aneksasi terhadap Krimea yang dilakukan Rusia,” kata Toner. [fq/islampos]

loading...
loading...