AS Berani Perangi Dagang Cina, Boeing Taruhannya

foto: poskota
0

BEIJING—Surat kabar Pemerintah Cina kembali memperingatkan akan persaingan AS dan Cina. Hal itu terlihat dari laporan Koran Cina, Pabrik pesawat Amerika Serikat Boeing Co dan produk-produk pertanian dari AS akan menjadi target pembalasan jika Presiden terpilih Donald Trump berani melancarkan perang dagang terhadap Cina.

Seperti diketahui, Trump yang akan segera dilantik menjadi presiden AS besok Jumat mengkritik praktik perdagangan yang dijalankan Cina dan mengancam mengenakan bea masuk tinggi kepada produk-produk Cina sebagai hukuman atas praktik dagang itu.

Investor yang juga miliader Wilbur Ross, calon menteri perdagangan kabinet Trump, telah melontarkan kritik tajam menyangkut praktik dagang Cina itu kemarin dengan berkata kepada para senator bahwa dia akan mencari segala cara untuk memerangi praktik dagang Cina itu.

Dalam editorialnya, Global Times menyebutkan karena AS memiliki ekonomi yang lebih kuat, maka Cina akan lebih menderita jika terjadi perang dagang, namun Cina akan melawan AS sampai akhir.

“Ada beberapa kasus dalam sejarah modern di mana hanya ada satu pihak yang menyerah dalam perang dagang; selebihnya, kedua pihak (dalam perang dagang) akan berakhir dengan saling berkompromi. Bagaimana tim Trump bisa percaya bahwa Cina akan menyerah tanpa membalas?”, sambung koran ini.

“Tim Trump yang arogan telah menganggap sebelah mata kemampuan Cina dalam membalas. hina adalah pembeli besar katun, gandum, kacang dan pesawat Boeing Amerika,” sambung koran itu dalam editorialnya, tanpa menjelaskan lebih jauh.

Sementara, Boeing memang tengah menunggu Cina memesan 6.800 jet baru buatannya atau senilai 1 triliun dolar AS, sampai 20 tahun ke depan.

Oktober tahun silam, proyek Boeing dan produsen pesawat Cina Commercial Aircraft Corp of China Ltd (COMAC) juga telah menandatangani kesepakatan untuk membuka sebuah fasilitas penyelesaian Boeing 737 di kota Zhoushan.

Dalam beberapa pekan terakhir, Global Times dan media massa pemerintah China lainnya ramai-ramai mengeluarkan peringatan mengenai kemungkinan pembalasan Cina jika pemerintahan Trump merealisasikan ancamannya atau mengganggu klaim Cina atas Taiwan.

November tahun lalu, Global Times memperingatkan bahwa Cina bisa saja mengganti pesanan pesawatnya dari Boeing ke Eropa. Cina juga akan mengusik penjualan ponsel Apple, kedelai dan jagung dari AS jika Trump berani mengusili Cina.

Seperti diketahui Cina adalah produsen sekaligus konsumen terbesar katun di dunia. Cina juga pembeli terbesar bahan pangan seperti kedelai yang dibutuhkan untuk industrinya yang terus berkembang, demikian Reuters.

loading...
loading...