ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Anti Kripik

0

Advertisements

ANDA boleh anti kripik, tapi janganlah anti kritik.

Umar bin Khattab berujar,

“أحب الناس إلى من رفع إلى عيوبى”

Orang yang paling aku cintai adalah mereka yang memberitahu kekuranganku.

Kritik itu seperti kripik, kadang pedas, kadang gurih, kadang asin.

Kritik itu pedas, kadang bahkan memerahkan telinga kita. Tapi kita harus tetap menikmati seperti kripik balado asal ranah minang. Kalau pedas tinggal kita adamkan dengan segelas air, yaitu introspeksi agar hidup ini semakin lurus.

Kritik itu gurih. Jika kita memahaminya bahwa mereka yang mengkritik adalah orang orang yang sayang dengan kita, sehingga tidak mendiamkan kita agar kita tetap on the right track.

Kritik itu asin, jika kita mengabaikannya. Ia seasin air laut sehingga tidak terasa dan bermakna lagi, bahkan murah seperti garam karena begitu banyaknya.

Pepatah Arab mengatakan:

كل شئ إذا كثر رخص إلا الأدب

“Segala sesuatu itu jika banyak akan menjadi murah, kecuali akhlak.”

Anti kripik bisa selamat.
Anti kritik bisa binasa. []

Faisal Kunhi
Imam Masjid Sirothol Mustaqim, Ansan Korea Selatan
Gontor,
S1 UIN Syarif Hidatatullah Jakarta, S2: Institut Ilmu AlQuran

 

*#Share berkahnya ilmu*
*#Join channel Telegram:*
https://t.me/joinchat/AAAAAERt3deogV8PX4M0Qg untuk mendapatkan tulisan saya setiap hari

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline