Anies Sebut Pengguna Narkoba di Jakarta Lebih dari 500 Ribu orang

0

JAKARTA—Jumlah pengguna narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Jakarta, jumlahnya menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diperkirakan mencapai lebih dari 500 ribu orang.

“Jadi diperkirakan lebih dari 500 ribu orang merupakan pengguna narkoba. Dan 40 persen adalah karyawan, 20 persen adalah siswa, ini informasi dari kepala BNNP DKI,” kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa (14/11/2017).

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), menurut Anies, sempat mengatakan bahwa dalam tiga tahun terakhir jumlah pengedar narkoba di kalangan anak meningkat hingga 300 persen.

“Jadi dari sisi kasus dari 2014 kasusnya sebanyak 12.929 itu meningkat menjadi 17.300 tahun 2016. Dan peningkatan terbesar justru terjadi di lulusan universitas, naiknya lebih dari 400 persen,” ujar Anies.

Anies sendiri mengimbau agar warga ibu kota turut berperan aktif agar jumlah tersebut tidak semakin bertambah.

“Bila di situ ditemukan kami tidak akan memberikan kompromi, zero tolerance. Karena ini anak-anak kita, masa depan kita. Dan tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya pergi pulang dalam kondisi terjerat masalah narkoba,” kata Anies.

Pemprov DKI Jakarta sendiri rencananya akan melakukan pemantauan dengan seksama terkait aktivitas peredaran narkoba.

“Kita juga akan mengaktifkan lewat RW siaga untuk memantau mencegah peredaran-peredaran narkoba di kampung-kampung. Itu kita akan kerjakan semua,” pungkasnya. []

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline