Anies: Di Bumi Indonesia Tak Boleh Ada Lagi Penggusuran

0

JAKARTA—Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri peringatan dua tahun penggusuran Kampung Akuarium, ia menjelaskan bahwwa penggusuran pemukiman warga bagi adalah bentuk ketidakadilan kepada masyarakat.

Anies menceritakan pengalamannya bertemu seorang ibu yang merupakan warga Kampung Akuarium yang mengalami penggusuran. Warga yang ditemuinya masih berusia 23 tahun dan saat itu dia sedang berduka karena anaknya baru meninggal dunia.

Ibu ini juga kehilangan suaminya. Sementara anaknya yang lain putus sekolah. Penderitaannya semakin berat karena rumahnya terkena penggusuran.

“Kalau ditanyakan penderitaan maka cobaan yang dihadapi itu komplet. Ibu mana yang pernah membayangkan melahirkan anaknya lalu menguburkan anaknya? Enggak ada, dan ibu ini mengalami, dia melahirkan dan dia menguburkan (anaknya). Saya garis bawahi tadi dalam sambutan, peristiwa di akuarium harus menjadi pelajaran kepada semua bahwa di bumi Indonesia tidak boleh lagi ada peristiwa seperti ini,” kata dia, pada Sabtu (14/2/2018) kemarin.

Anies mengatakan masih banyak PR yang harus dituntaskan untuk penataan Kampung Akuarium dan juga di tempat lain kemudian ia mengatakan puing-puing bangunan yang hancur akan dikembalikan dan warga dibuatkan tempat tinggal sementara dengan dinding papan.

“Ini kan puing-puing hancur lebur. Jadi nomor satu harus dikembalikan. Papan itu dimulai dengan tempat tinggal hunian supaya mereka tidak lagi kepanasan tidak lagi kedinginan,” ujarnya.

Setelah pembangunan shelter rampung, akan dibuat perencanaan penataan permanen. Dalam perencanaan ini, Anies akan melibatkan warga dan para pegiat sosial.

“Nanti akan dibangun lagi di sini kampung. Sehingga Kampung Akuariumnya kembali seperti semula dalam artian tempat berkumpulnya warga berkegiatan ekonomi, berkegiatan sosial. Bentuknya, rancangannya itu kita buat bersama-sama,” pungkasnya. []

SUMBER: MERDEKA

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline