• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 13 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Tahukah Anda

2 Alasan Buya Hamka tidak Poligami

Oleh Eneng Susanti
3 tahun lalu
in Tahukah Anda
Waktu Baca: 3 menit baca
A A
0
Alasan buya Hamka tidak poligami

Buya Hamka. Foto: Pos Bagus

0
BAGIKAN

Table of Contents

  • 1. Alasan buya Hamka tidak poligami: Latar belakang keluarga
  • 2. Alasan buya Hamka tidak poligami: Prioritas pada ilmu

SAHABAT Islampos, siapa tak kenal Buya Hamka? Ulama terkemuka tanah air ini dikenal sebagai sosok teladan. Tahukah, Buya Hamka tidak berpoligami, lho. Tentu ada alasan di baliknya. Mau tahu, apa alasan Buya Hamka tidak poligami?

Ini bisa jadi renungan bagi para suami dan istri dalam menjalani biduk rumah tangga. Dalam buku Kesetaraan Gender dalam Al-Quran karya Yunahar Ilyas, dijelaskan bahwa setidaknya ada dua alasan Buya Hamka memilih untuk tidak berpoligami. Berikut alasan Buya Hamka tidak poligami:

1 Alasan buya Hamka tidak poligami: Latar belakang keluarga

Bisa dibilang, ada trauma masa lalu. Ayah Hamka, yakni Haji Rasul, diketahui mempunyai empat istri. Satu di antaranya adalah Shafiyah yang merupakan ibu kandung Buya Hamka.

ArtikelTerkait

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

5 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

7 Karakter Mulia Pecinta Kucing: Rezekinya Mengalir dari Arah Tak Terduga

Kenapa Ada Orang yang Sering Bangun Pukul 3 Pagi?

Ketika Haji Rasul hendak menikah lagi, sementara Islam membatasi laki-laki maksimal beristri empat, maka satu di antara empat istri tersebut harus diceraikan. Entah dengan pertimbangan apa, Haji Rasul memilih menceraikan Shafiyah.

Menurut pengakuan Buya Hamka, tidak ada persoalan yang berarti antara ibu dan ayahnya. Perceraian orang tuanya itulah yang membuat Hamka memilih untuk tidak poligami.

“Luka hati ini menjadi trauma bagi Hamka, sehingga dalam kehidupan perkawinannya Hamka setia menjadi seorang monogam,” tulis Yunahar (Kesetaraan Gender dalam Al-Quran, hlm. 346).

 BACA JUGA: 40 Kata-kata Bijak Buya Hamka

2 Alasan buya Hamka tidak poligami: Prioritas pada ilmu

Buya Hamka memiliki prioritas pada ilmu. Dalam suatu kesempatan, A.R. Sutan Mansur menyampaikan kepada beliau bahwa beristri satu merupakan salah satu cara untuk bisa menggapai cita-cita yang tinggi. Alasannya karena waktu untuk mengurus keluarga (berlaku adil untuk dua istri atau lebih, dan anak) akan menyita waktu belajar dan berkarir.

Alasan buya Hamka tidak poligami
Keluarga Buya Hamka (th. 1952). Foto: Pos Bagus

Lantas, apakah kedua alasan tersebut membuat Buya Hamka melarang seorang muslimuntuk berpoligami?

Tentu saja tidak. Para mufasir memang berbeda pendapat tentang kebolehan poligami. Perbedaan tersebut di antaranya berangkat dari tafsir atas makna “keadilan” yang dimaksud dalam QS. an-Nisa’ [4]: 3, 129, dan syarat perempuan yang boleh dipoligami.

Perihal keadilan tersebut, Buya Hamka menulis dalam Tafsir Al-Azhar yang merupakan salah satu karya besarnya, “Yang tidak sanggup mengadilkannya itu ialah hati. Belanja rumah tangga bisa diadilkan bagi yang kaya. Pergiliran hari dan malam pun bisa diadilkan. Tetapi cinta tidaklah bisa diadilkan, apatah lagi syahwat dan nafsu setubuh,” (Juz V, hlm. 307).

Jadi, Buya Hamka yang tidak poligami pun tetap membolehkan poligami sebagaimana Islam membolehkannya sesuai syariat.

Yunahar menjelaskan, Buya Hamka tidak menafikan kemungkinan laki-laki dapat berlaku adil (keadilan lahiriyah). Akan tetapi, ia juga menegaskan bahwa berlaku adil kepada lebih dari satu istri merupakan hal yang berat. Sekalipun dalam pandangan Buya Hamka poligami itu diizinkan –dengan syaratnya yang ketat–, menurutnya, beristri satu lebih terpuji dan lebih menenteramkan.

Menurut Yunahar, mufasir yang membolehkan laki-laki untuk poligami, termasuk Buya Hamka, tidak berarti bahwa produk tafsirnya misoginis atau diskriminatif terhadap perempuan (hlm. 354). Dalam kasus Buya Hamka, meski ia membolehkan poligami, ia tidak mempraktikkannya.

BACA JUGA: Buya Hamka dan Istri

Buya Hamka bernama lengkap Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Di antara karya yang lahir dari buah pikir Hamka adalah; Di Bawah Lindungan Ka’bah, Tenggelamnya Kapal va Der Wijk, Tasawuf Modern, Sejarah Umat Islam I-IV, dan karya monumentalnya di bidang tafsir al-Quran, yakni Tafsir Al-Azhar.

Buya Hamka merupakan ulama kelahiran Sumatera Barat pada 16 Februari 1908. Ia adalah putra dari seorang pembaharu Islam di bumi Minangkabau, yakni Syaikh Abdul Karim atau Haji Rasul.

Buya Hamka menikah dengan Siti Raham pada 1929. Selama pernikahannya dengan Siti Raham, beliau tidak berpoligami.  Dari pernikahannya dengan Siti Raham, Buya Hamka dikaruniai dua belas putra-putri (dua diantaranya meninggal dunia pada usia balita).

Setelah Siti Raham meninggal pada 1 Januari 1972, Buya Hamka menikah dengan Sitti Khadijah asal Cirebon pada Agustus 1973.

Berikut nama putra-putri Buya Hamka: Rusydi Hamka, Irfan Hamka, Aliyah Hamka, Afif Hamka, Hisyam Hamka, Husna Hamka, Fathiyah Hamka-Vickri, Helmi Hamka, Syakib Arsalan Hamka, Azizah Hamka, Fachry Hamka, Zaki Hamka. []

SUMBER: SUARA AISYIYAH

Tags: Alasan buya Hamka tidak poligamibuya hamka
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Arkeolog Temukan Villa Islami Berusia Ribuan Tahun di Negev

Next Post

Suami Istri Wajib Tahu, Inilah 4 Hal yang Harus Segera Dilakukan setelah Berhubungan Intim

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Terkait Posts

Sakaratul Maut, amal, Penghalang Rezeki, Arwah, Shalat Malam, renungan ramadhan, PMO, Keutamaan Pemimpin yang Adil, Shalat Malam, Orang yang Dibenci oleh Allah SWT, Kesabaran, Ulil Amri, Ibnu Abbas, Hari Kiamat

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

13 Juli 2025
Ngabuburit, Prinsip Kebahagiaan, Muslim yang Bersyukur, Ikhlas, Target, Rahasia

5 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

10 Juli 2025
Tanda Kucing Sayang sama Kamu, Kucing

7 Karakter Mulia Pecinta Kucing: Rezekinya Mengalir dari Arah Tak Terduga

9 Juli 2025
Manfaat Tidur di Awal Malam, Bahaya Tidur Sore untuk Kesehatan, Penyebab Tidur Tidak Teratur, Ketindihan, Tidur di Awal Malam, Cara Mengatasi Insomnia, Adab Tidur, Bangun

Kenapa Ada Orang yang Sering Bangun Pukul 3 Pagi?

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1 Alasan buya Hamka tidak poligami

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

Sejarah Hari Ini: 3 Maret 1924, Kekhalifahan di Turki Dibubarkan

Oleh Sodikin
3 Maret 2019
0
Ilustrasi. Foto: Kabarsatu

Memang sejak kecil, jiwa pemberontak telah nampak. Sering ia bertengkar dengan gurunya di sekolah Fatimah. Hingga bapaknya memindahkannya ke sekolah...

Lihat LebihDetails

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails

8 Doa dalam Surat Al-Imran

Oleh Saad Saefullah
10 Maret 2025
0
Doa Sapu Jagat, Doa agar Dipermudah Mencari Rezeki, Doa dalam Surat Al-Imran

Kisah, sosok dan doa dalam Al-Qur'an, memang tak bisa dipisahkan.

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

Bait-bait syair Imam Syafi’i yang Menyentuh dan Menggetarkan Jiwa

Oleh Dini Koswarini
26 Oktober 2022
0
Penilaian Manusia, Muhasabah, Imam Syafi'i, ujian, akad

Inilah Bait-bait syair Imam Syafi’i rahimahullah yang bisa kita jadikan sebagai keteladanan di saat kondisi seperti sekarang ini.

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.