ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Aktivis HAM Sebut Militer Myanmar Sengaja Bakar Desa-desa Warga Rohingya

0

MAUNGDAW—Desa-desa warga Rohingya di Rakhine, Myanmar, menurut sejumlah aktivis HAM sengaja dibakar oleh militer Myanmar.

Banyak bangunan dan lingkungan warga Rohingya, khususnya di Maungdaw, utara Rakhine, terlihat terbakar dan kemudian potret-potretnya disebarluaskan melalui media sosial.

Militer Myanmar diyakini dengan sengaja telah melakukan tindakan represif sebagai upaya menekan kelompok militan yang diduga berasal dari etnis Rohingya.

Arakan Times melansir bahwa militer Myanmar serta polisi penjaga perbatasan di Rakhine membakar setidaknya 1.000 rumah warga Rohingya. Tindakan keras ini dimulai pada Sabtu (26/8/2017) lalu dan berlanjut hingga Senin (28/8/2017).

Human Rights  Watch juga mengungkapkan bukti berupa gambar yang diambil melalui satelit, bahwa pembakaran secara luas terjadi di wilayah utara Rakhine. Setidaknya ada 10 area yang terlihat penuh dengan kobaran api.

Sementara itu, Pemerintah Myanmar mengakui terjadinya pembakaran di area desa-desa yang kebanyakan ditempati warga Rohingya. Namun, pihaknya mengatakan bahwa hal itu sebenarnya dilakukan oleh kelompok teroris ektremis sebagai propaganda.

“Teroris ektremis meletakkan bom improvisasi mereka dengan membakar desa-desa dan menyerang polisi yang berjaga di area perbatasan sejak pagi tadi,” jelas pernyataan Pemerintah Myanmar, dilansir The Independent, Selasa (29/8).

Hingga saat ini penyebab kebakaran masih sulit dipastikan mengingat klaim pemerintah dan kelompok aktivis ham yang berbeda. Selama ini, Pemerintah Myanmar menutup akses bagi para tim pengawas PBB yang hendak memasuki area konflik di Rakhine.

Kekerasan yang terjadi terhadap Rohingya pertama kali terdengar pada 2012 lalu yang telah membuat setidaknya 140 ribu warga dari etnis tersebut tewas. Kemudian yang terbaru pada Oktober 2016, di mana menyebabkan sekitar 70 ribu warga etnis itu melarikan diri ke Bangladesh untuk menghindari operasi militer Myanmar di Rakhine. []

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...