• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

7 Dampak Anak Kekurangan Zat Besi, Ada Risiko Penyakit Kronis di Masa Depan

by Yudi
2 tahun ago
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
anak, gagal ginjal, ZAT BESI, tinggi badan, kaki

Foto: Pexels

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

ZAT besi merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama pada masa pertumbuhan anak. Zat besi berperan dalam produksi hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi, atau anemia defisiensi besi, dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan anak, baik secara fisik maupun kognitif. Berikut ini adalah tujuh dampak kekurangan zat besi pada anak yang perlu diwaspadai:

1. Gangguan Pertumbuhan

Zat besi berperan penting dalam mendukung pertumbuhan anak. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anak mengalami gangguan pertumbuhan, seperti berat badan yang sulit bertambah dan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya. Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan energi yang cukup untuk mendukung proses pertumbuhan.

BACA JUGA: 5 Penyebab Anak Indonesia Kekurangan Vitamin D, Ganggu Pertumbuhan dan Otak

2. Penurunan Daya Tahan Tubuh

Anak yang kekurangan zat besi lebih rentan terkena infeksi. Zat besi mendukung fungsi sistem imun tubuh. Ketika tubuh kekurangan zat besi, kemampuan melawan penyakit menurun, sehingga anak lebih sering sakit, seperti flu, batuk, atau infeksi lainnya.

ArtikelTerkait

Apakah Terkena Diabetes di Usia Muda Bisa Sembuh?

Ciri-ciri Darah yang Sudah Rusak yang Bisa Dikenali oleh Diri Sendiri

Bagaimana Cara Hentikan Bersin yang Terus-menerus?

7 Penyebab BAB Berdarah yang Perlu Diwaspadai

3. Kelelahan dan Lemah

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anak mudah lelah, lemas, dan kurang bertenaga. Hal ini disebabkan oleh kurangnya produksi hemoglobin, sehingga oksigen yang dibawa ke otot dan jaringan tubuh menjadi terbatas. Akibatnya, anak tampak lesu dan kurang aktif dalam beraktivitas sehari-hari.

4. Gangguan Kognitif dan Konsentrasi

Zat besi juga penting untuk perkembangan otak anak. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan gangguan kognitif, seperti sulit berkonsentrasi, lambat dalam memahami pelajaran, dan menurunnya daya ingat. Anak dengan anemia defisiensi besi seringkali mengalami kesulitan mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

5. Perubahan Perilaku

Anak yang kekurangan zat besi cenderung mudah marah, cemas, dan kurang sabar. Perubahan perilaku ini mungkin disebabkan oleh gangguan fungsi otak akibat kurangnya pasokan oksigen yang cukup. Selain itu, anak juga mungkin menjadi kurang aktif secara sosial.

6. Gangguan Nafsu Makan

Kekurangan zat besi seringkali menyebabkan anak kehilangan nafsu makan. Hal ini dapat memperburuk kondisi kesehatan mereka karena tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.

7. Risiko Penyakit Kronis di Masa Depan

Jika kekurangan zat besi tidak segera ditangani, anak berisiko mengalami dampak jangka panjang, termasuk perkembangan penyakit kronis di masa dewasa, seperti penyakit jantung dan gangguan metabolisme.

BACA JUGA: Penuhi Kebutuhan Vitamin C dengan 10 Buah Ini

Pencegahan dan Penanganan

Untuk mencegah kekurangan zat besi pada anak, pastikan mereka mendapatkan asupan makanan yang kaya zat besi, seperti daging merah, hati ayam, ikan, bayam, kacang-kacangan, dan sereal yang diperkaya zat besi. Selain itu, konsumsi makanan kaya vitamin C seperti jeruk dan tomat dapat membantu penyerapan zat besi. Jika anak mengalami gejala kekurangan zat besi, konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan dan pemberian suplemen zat besi jika diperlukan.

Kesehatan anak adalah prioritas utama. Dengan memastikan kebutuhan zat besi mereka terpenuhi, Anda turut mendukung tumbuh kembang optimal mereka serta masa depan yang lebih sehat. []

Tags: Zat Besi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cara Allah Menjaga Kekasih-Nya, Ismail Haniyeh dan Yahya Sinwar

Next Post

7 Penyebab Penyakit Tumor, Bisa karena Paparan Zat Karsinogenik

Yudi

Yudi

Related Posts

diabetes

Apakah Terkena Diabetes di Usia Muda Bisa Sembuh?

10 Juli 2025
Puasa, Sakit Kepala, Darah

Ciri-ciri Darah yang Sudah Rusak yang Bisa Dikenali oleh Diri Sendiri

10 Juli 2025
Ciri Tubuh yang Tidak Sehat, Bersin

Bagaimana Cara Hentikan Bersin yang Terus-menerus?

9 Juli 2025
pengentalan darah, pembuluh darah, muntah darah, darah, haid, BAB

7 Penyebab BAB Berdarah yang Perlu Diwaspadai

9 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.